Jakarta (buseronline.com) - Pelatihan dan Sertifikasi Petugas Penerbit Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Subdirektorat BPKB Ditregident Korlantas Polri memasuki hari ketiga, Kamis, di Fave Hotel Cililitan, Jakarta.
Pada hari ketiga pelaksanaan, peserta pelatihan dibagi menjadi dua kelas untuk mempelajari dua materi utama, yakni prosedur cek fisik kendaraan bermotor dan proses penerbitan BPKB.
Kepala Instruktur pelatihan, AKBP Anom Kalisno SH menjelaskan bahwa kegiatan sertifikasi ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai Polda di seluruh Indonesia.
Kedua materi tersebut, katanya, memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran proses registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor di seluruh wilayah.
“Ini sangat penting, karena kita sebagai pelayan masyarakat terdepan, khususnya dalam peningkatan pelayanan masyarakat di bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Sesuai arahan pimpinan, kita harus selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tentunya,” ujar AKBP Anom Kalisno, dilansir dari laman Humas Polri.
Lebih lanjut, AKBP Anom menegaskan bahwa petugas penerbit BPKB merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan teknis dan pemahaman prosedural menjadi aspek penting yang harus terus ditingkatkan melalui pelatihan semacam ini.
Ia juga menyampaikan apresiasinya atas semangat dan antusiasme peserta selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator positif bahwa tujuan pelatihan dapat tercapai.
“Respon peserta cukup antusias. Diharapkan ke depannya mereka dapat memberikan pelayanan yang lebih baik sesuai amanah pimpinan,” tutupnya.
Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya Korlantas Polri untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor di seluruh Indonesia. (R)
beritaTerkait
komentar