New York (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di lantai 27 Gedung Sekretariat PBB, New York, Amerika Serikat, Senin.
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Sekjen Guterres. Pertemuan diawali dengan sesi foto bersama, sebelum dilanjutkan dengan pembahasan sejumlah isu global strategis.
Dalam pertemuan tersebut, Sekjen Guterres didampingi oleh Deputy Secretary-General Amina Mohammed, Under-Secretary-General for Policy Executive Office of the Secretary-General Guy Ryder, Under-Secretary-General for Political and Peacebuilding Affairs Rosemary DiCarlo, Director Sustainable Development Unit Karima El Korri, serta perwakilan Political Unit Hirofumi Goto.
Pertemuan berlangsung setelah Presiden Prabowo menyampaikan pidato pada High-Level International Conference for the Peaceful Settlement of the Question of Palestine and the Implementation of the Two-State Solution, atau Konferensi Tingkat Tinggi Internasional untuk Penyelesaian Damai Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara.
Menurut Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, Presiden Prabowo menekankan pentingnya solidaritas global dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia. Kepala Negara juga mendorong penguatan kerja sama pembangunan berkelanjutan serta peran negara berkembang dalam sistem multilateral.
“Dalam pertemuan tersebut, beliau menegaskan Indonesia tetap berkomitmen mendukung sistem multilateral dan percaya PBB harus diperkuat untuk menjaga perdamaian dunia,” kata Menlu Sugiono.
Selain itu, Presiden Prabowo dan Sekjen Guterres membahas komitmen Indonesia mendukung penyelesaian konflik Palestina melalui solusi dua negara. Indonesia juga menegaskan kesiapan untuk berkontribusi dalam misi perdamaian, khususnya di Gaza.
“Presiden menyampaikan dukungan penuh kepada PBB, termasuk kesediaan Indonesia mengirimkan pasukan perdamaian bila gencatan senjata di Gaza tercapai,” jelas Sugiono.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo turut didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York, Umar Hadi. (R3)
beritaTerkait
komentar