Kamis, 09 April 2026

Kakorlantas Polri Pastikan Pengamanan HUT ke-80 RI di Jakarta Berjalan Aman dan Tertib

Sabtu, 16 Agustus 2025 02:00 WIB
Kakorlantas Polri Pastikan Pengamanan HUT ke-80 RI di Jakarta Berjalan Aman dan Tertib
Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho SH MHum memimpin Tactical Floor Game (TFG) Operasi Terpusat Merdeka Jaya 2025 di Aula Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Kamis (14/8/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Kepala Operasi Pusat (Kaopspus) Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho SH MHum menegaskan pengamanan rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada 15-17 Agustus 2025 harus berjalan aman, lancar, dan tertib.

Penegasan itu ia sampaikan saat memimpin Tactical Floor Game (TFG) Operasi Terpusat Merdeka Jaya 2025 di Aula Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Kamis.

“Kita harus menjamin kelancaran dan keamanan rangkaian HUT kemerdekaan ke-80 tahun 2025. Kita juga harus mampu mencegah segala bentuk gangguan kamtibmas, apapun bentuknya, kita harus siap menghadapinya,” ujar Irjen Pol Agus.

Menurutnya, TFG menjadi bagian penting dalam operasi kepolisian untuk menyamakan persepsi, memadukan strategi, dan memastikan semua pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama.

Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan selama pelaksanaan perayaan kemerdekaan.

Kakorlantas menekankan empat prioritas utama pengamanan, yakni menjamin kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian kegiatan, mencegah gangguan kamtibmas, menunjukkan kesiapan personel di tengah masyarakat, serta memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Ia menjelaskan, persiapan pengamanan dilakukan melalui tahapan sesuai prosedur, mulai dari pembentukan Pokja, penyusunan rencana operasi, pelatihan pra-operasi (Latpraops), hingga uji rencana operasi dan rencana kontinjensi.

Strategi pengamanan juga mencakup pengaturan pesta rakyat, karnaval, dan seluruh rangkaian kegiatan HUT RI. “Kolaborasi adalah hal yang absolut, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” tegasnya.

Irjen Pol Agus pun meminta seluruh peserta TFG mengikuti kegiatan dengan seksama, memahami pembagian tugas, dan aktif berinteraksi untuk membahas potensi kendala di lapangan.

“Harapan kami, ada interaksi dan kebebasan untuk menanyakan segala kemungkinan yang akan terjadi dalam pelaksanaan pengamanan ini,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
MBG Dongkrak Kesejahteraan Petani, NTP Tembus Rekor Tertinggi
Pertamina Lampaui Target Penurunan Emisi Awal 2026, Perkuat Komitmen Energi Bersih
Pertamina NRE-CRecTech Jajaki Pengembangan Biometanol dari Biogas di Sei Mangkei
Puncak Proyek Kokurikuler SMAN 1 Cisarua Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Siswa
Disdik Kota Bandung Intensifkan Sosialisasi SPMB 2026
Pemkab Batang Luncurkan Gerakan “Sak Minggu Sak Buku” untuk Tingkatkan Literasi Anak
komentar
beritaTerbaru