Kamis, 09 April 2026

Jateng Pertahankan Predikat Provinsi Layak Anak Empat Tahun Beruntun

Rabu, 13 Agustus 2025 02:10 WIB
Jateng Pertahankan Predikat Provinsi Layak Anak Empat Tahun Beruntun
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin bersama jajaran usai menerima penghargaan Provinsi Layak Anak 2025 dari Kementerian PPPA pada Malam Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak di Auditorium Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (8/8/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah pusat kembali menganugerahkan predikat Provinsi Layak Anak (Provila) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Capaian ini menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut sejak pertama kali diraih.

Penghargaan diserahkan pada ajang Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025 oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), di Auditorium Kementerian Agama, Jakarta, Jumat malam.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menerima langsung penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, kami kembali mempertahankan predikat Provinsi Layak Anak selama empat tahun berturut-turut,” ujar Taj Yasin.

Menurutnya, Pemprov Jateng secara konsisten mendorong seluruh kabupaten/kota memperkuat komitmen dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan kelompok rentan.

“Kami tidak hanya fokus pada perlindungan anak, tetapi juga kepada perempuan, lansia, disabilitas, dan masyarakat yang membutuhkan. Ini bagian dari pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” tegasnya.

Menteri PPPA RI, Arifah Choiri Fauzi menjelaskan proses penilaian KLA memakan waktu hampir satu setengah tahun. Penilaian dimulai dari evaluasi mandiri oleh pemerintah daerah pada Januari-Juni 2024, dilanjutkan evaluasi provinsi pada Juli-Desember 2024, dan verifikasi nasional oleh Kementerian PPPA bersama kementerian/lembaga terkait pada Januari-Juni 2025.

Dari 464 kabupaten/kota yang mengikuti proses awal, hanya 355 daerah yang lolos verifikasi dan memenuhi kriteria berdasarkan indikator Indonesia Layak Anak 2030 (Idola), sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Penghargaan ini adalah komitmen kita bersama untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak. Namun, hingga saat ini belum ada satu pun kabupaten/kota yang memenuhi indikator kawasan tanpa rokok dan bebas iklan rokok,” kata Arifah.

Dalam acara tersebut, hadir pula Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Pratikno yang menyerahkan langsung penghargaan kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Tahun ini, seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah juga meraih penghargaan KLA 2025. Untuk kategori Pratama diraih Kabupaten Semarang, Jepara, Kudus, Purworejo, dan Wonosobo.

Kategori Madya diberikan kepada Kabupaten Banjarnegara, Banyumas, Batang, Demak, Grobogan, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Pati, Kabupaten Pekalongan, Purbalingga, Sukoharjo, Temanggung, Wonogiri, dan Kota Salatiga.

Sementara kategori Nindya diraih Kota Surakarta, Pekalongan, Tegal, Magelang, Kabupaten Tegal, Pemalang, Klaten, Blora, Brebes, Cilacap, Magelang, Boyolali, dan Rembang. Dua daerah meraih kategori tertinggi Utama, yaitu Kota Semarang dan Kabupaten Sragen.

Dengan capaian ini, Jawa Tengah meneguhkan komitmennya sebagai provinsi yang serius mewujudkan lingkungan ramah anak serta pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
RSU Haji Medan Perkuat Perlindungan Tenaga Medis dalam Penanganan Campak
RSU Haji Medan dan RSJ Prof Ildrem Pastikan Tak Terapkan WFH, Layanan Tetap Normal
MBG Dongkrak Kesejahteraan Petani, NTP Tembus Rekor Tertinggi
Pertamina Lampaui Target Penurunan Emisi Awal 2026, Perkuat Komitmen Energi Bersih
Pertamina NRE-CRecTech Jajaki Pengembangan Biometanol dari Biogas di Sei Mangkei
Puncak Proyek Kokurikuler SMAN 1 Cisarua Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Siswa
komentar
beritaTerbaru