Kamis, 11 Juni 2026

Peringati Hari Kartini, Polri Gelar Kampanye “RISE AND SPEAK” di Jepara

Rabu, 23 April 2025 01:57 WIB
Peringati Hari Kartini, Polri Gelar Kampanye “RISE AND SPEAK” di Jepara
Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Dr Nurul Azizah SIK MSi, menyampaikan sambutan dalam kegiatan kampanye “RISE AND SPEAK: Berani Bicara, Selamatkan Sesama” di Gedung Wanita Jepara, Senin (21/4/2025), dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Jepara (buseronline.com) - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi bertajuk RISE AND SPEAK: Berani Bicara, Selamatkan Sesama di Gedung Wanita Jepara, Senin.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Dr Nurul Azizah SIK MSi dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, serta perwakilan dari instansi pemerintahan dan penegak hukum.

Dalam sambutannya, Brigjen Nurul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berani bersuara dan bertindak dalam melindungi kelompok rentan dari tindak kekerasan.

“Hari ini, dari Jepara, kita nyatakan bersama bahwa membiarkan kekerasan berarti mengingkari semangat Kartini. Mari kita hadirkan solusi, bukan hanya simpati. Jadilah pelaku perubahan, bukan penonton penderitaan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa paradigma penanganan kekerasan kini telah bergeser. Pendekatan tidak lagi semata fokus pada aspek penegakan hukum, melainkan juga mengedepankan empati, keadilan bagi korban, dan pelibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Brigjen Nurul menyampaikan keprihatinan atas tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual terhadap anak, dan pernikahan dini di wilayah Jepara.

Untuk itu, ia mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama dan pemuda, hingga lembaga pendidikan.

Sejumlah langkah nyata pun diajukan, seperti penguatan posko aduan di desa, edukasi di posyandu dan tempat ibadah, penyediaan pojok konseling di sekolah, serta pelatihan “Ayah Hebat dan Ibu Cerdas” bagi keluarga di komunitas.

“Semua pihak perlu menyadari: diam berarti membiarkan. Dan pembiaran hanya akan mewariskan trauma antar generasi. Mari cegah kekerasan dimulai dari diri sendiri, ubah cara berpikir, berbicara, dan bertindak,” ujarnya.

Menutup sambutan, Brigjen Nurul menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Tengah, Polres Jepara, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini.

Ia berharap kampanye RISE AND SPEAK dapat menjadi gerakan bersama yang melintasi batas wilayah dan sektor dalam membangun bangsa yang aman, adil, dan bermartabat. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui, Perkuat Layanan Kesehatan di Daerah
Presiden Prabowo Disambut Antusias Warga Saat Kunjungan Kerja ke Pesisir Barat Lampung
Gerakan Sekolah ASRI dan Penanaman Mangrove Perkuat Karakter Peduli Lingkungan
Polri Siapkan Posko Khusus untuk Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran
Polri dan PLN Perkuat Pengamanan Jantung Kelistrikan Jateng-DIY Melalui Bintek Sistem Manajemen Pengamanan
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
komentar
beritaTerbaru