Kamis, 09 April 2026

Peringati Hari Kartini, Polri Gelar Kampanye “RISE AND SPEAK” di Jepara

Rabu, 23 April 2025 01:57 WIB
Peringati Hari Kartini, Polri Gelar Kampanye “RISE AND SPEAK” di Jepara
Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Dr Nurul Azizah SIK MSi, menyampaikan sambutan dalam kegiatan kampanye “RISE AND SPEAK: Berani Bicara, Selamatkan Sesama” di Gedung Wanita Jepara, Senin (21/4/2025), dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Jepara (buseronline.com) - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi bertajuk RISE AND SPEAK: Berani Bicara, Selamatkan Sesama di Gedung Wanita Jepara, Senin.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Dr Nurul Azizah SIK MSi dan dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, serta perwakilan dari instansi pemerintahan dan penegak hukum.

Dalam sambutannya, Brigjen Nurul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berani bersuara dan bertindak dalam melindungi kelompok rentan dari tindak kekerasan.

“Hari ini, dari Jepara, kita nyatakan bersama bahwa membiarkan kekerasan berarti mengingkari semangat Kartini. Mari kita hadirkan solusi, bukan hanya simpati. Jadilah pelaku perubahan, bukan penonton penderitaan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa paradigma penanganan kekerasan kini telah bergeser. Pendekatan tidak lagi semata fokus pada aspek penegakan hukum, melainkan juga mengedepankan empati, keadilan bagi korban, dan pelibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Brigjen Nurul menyampaikan keprihatinan atas tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual terhadap anak, dan pernikahan dini di wilayah Jepara.

Untuk itu, ia mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama dan pemuda, hingga lembaga pendidikan.

Sejumlah langkah nyata pun diajukan, seperti penguatan posko aduan di desa, edukasi di posyandu dan tempat ibadah, penyediaan pojok konseling di sekolah, serta pelatihan “Ayah Hebat dan Ibu Cerdas” bagi keluarga di komunitas.

“Semua pihak perlu menyadari: diam berarti membiarkan. Dan pembiaran hanya akan mewariskan trauma antar generasi. Mari cegah kekerasan dimulai dari diri sendiri, ubah cara berpikir, berbicara, dan bertindak,” ujarnya.

Menutup sambutan, Brigjen Nurul menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Tengah, Polres Jepara, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini.

Ia berharap kampanye RISE AND SPEAK dapat menjadi gerakan bersama yang melintasi batas wilayah dan sektor dalam membangun bangsa yang aman, adil, dan bermartabat. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
RSU Haji Medan Perkuat Perlindungan Tenaga Medis dalam Penanganan Campak
RSU Haji Medan dan RSJ Prof Ildrem Pastikan Tak Terapkan WFH, Layanan Tetap Normal
MBG Dongkrak Kesejahteraan Petani, NTP Tembus Rekor Tertinggi
Pertamina Lampaui Target Penurunan Emisi Awal 2026, Perkuat Komitmen Energi Bersih
Pertamina NRE-CRecTech Jajaki Pengembangan Biometanol dari Biogas di Sei Mangkei
Puncak Proyek Kokurikuler SMAN 1 Cisarua Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Siswa
komentar
beritaTerbaru