Minggu, 12 April 2026

Tol Japek II Selatan Difungsionalkan, Gratis untuk Pemudik hingga Arus Balik

Jumat, 04 April 2025 04:24 WIB
Tol Japek II Selatan Difungsionalkan, Gratis untuk Pemudik hingga Arus Balik
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso bersama jajaran kepolisian dan perwakilan Jasa Marga memberikan keterangan pers terkait pengoperasian fungsional Tol Japek II Selatan, yang dibuka secara gratis untuk pemudik hingga arus balik Leb
Jakarta (buseronline.com) - Direktorat Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri bersama Jasa Marga resmi mengoperasikan Jalur Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan secara fungsional. Jalur ini mulai dibuka, Rabu (2/4/2025), mencakup rute dari Gerbang Tol (GT) Sadang KM 72 hingga GT Deltamas KM 37.

Pembukaan jalur ini dilakukan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, didampingi Kasubditwal dan PJR Korlantas Polri Irjen Pol Faizal, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aris, serta Kasubditdakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Matrius.

Brigjen Pol Raden Slamet Santoso menjelaskan bahwa berdasarkan data dari Korlantas Polri dan Jasa Marga, tingkat kepadatan arus lalu lintas di Cikampek dari arah timur sudah meningkat signifikan. Oleh karena itu, difungsionalkannya Tol Japek II Selatan diharapkan dapat mengurai kepadatan kendaraan, terutama menjelang arus mudik dan balik Lebaran.

“Berdasarkan perhitungan dari Jasa Marga dan Korlantas, tingkat kepadatan di Cikampek dari arah timur cukup tinggi. Sehingga, kami fungsionalkan Japek II Selatan mulai malam ini,” ujar Brigjen Pol Raden Slamet Santoso, seperti dilansir dari laman Humas Polri.

Tol fungsional ini menghubungkan Cipularang menuju Jakarta dengan jarak sekitar 37 km dan akan beroperasi hingga periode arus balik mudik selesai. Arus kendaraan dari Cipularang, Garut, dan Tasikmalaya akan diarahkan melalui jalur ini untuk mengurangi beban lalu lintas di jalur utama.

Dirgakkum menegaskan bahwa jalur fungsional Japek II Selatan akan digratiskan bagi pengguna jalan. Namun, jika terdapat biaya yang muncul saat menempelkan kartu di gerbang tol, itu merupakan biaya operasional dari tol sebelumnya.

“Dari jalur fungsional KM 34 hingga KM 37 tidak dikenakan biaya. Yang dibayarkan hanya biaya operasional dari titik awal perjalanan pengguna, misalnya dari GT Pasteur,” jelasnya.

Meski telah difungsionalkan, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso mengingatkan bahwa jalur ini belum sepenuhnya sempurna. Oleh karena itu, ia mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati, mengikuti rambu lalu lintas, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Tentunya, masyarakat yang menggunakan jalur ini harus tetap berhati-hati. Kami sudah menyiapkan rambu-rambu, dan petugas dari Jasa Marga serta kepolisian akan membantu kelancaran lalu lintas,” pungkasnya.

Dengan dibukanya jalur ini, diharapkan perjalanan mudik tahun ini menjadi lebih lancar dan nyaman bagi para pemudik. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru