Minggu, 12 April 2026

Polri Gelar Diskusi Perlindungan Perempuan dan Anak, Langkah Progresif Menuai Apresiasi

Minggu, 15 Desember 2024 00:04 WIB
Polri Gelar Diskusi Perlindungan Perempuan dan Anak, Langkah Progresif Menuai Apresiasi
Diskusi perlindungan perempuan dan anak yang digelar oleh Dittipid PPA-PPO Bareskrim Polri, Jumat (13/12/2024), di Gedung Bareskrim Polri.
Jakarta (buseronline.com) - Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri mengadakan diskusi untuk membahas isu kekerasan terhadap perempuan dan anak, Jumat.

Kegiatan yang digelar di Gedung Bareskrim Polri ini menandai langkah awal signifikan sejak pembentukan direktorat pada Oktober lalu.

Diskusi ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak, termasuk mantan Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, yang hadir sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Poengky memuji inisiatif Polri yang dinilainya semakin mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Langkah ini sangat baik, mengingat Dittipid PPA-PPO baru terbentuk beberapa bulan. Dengan adanya dialog seperti ini, Polri dapat lebih memahami kebutuhan masyarakat, terutama dalam isu perlindungan perempuan dan anak. Semoga ke depannya diskusi ini bisa diadakan secara rutin dan lebih bervariasi,” ujar Poengky.

Poengky menyoroti pengalaman selama menjabat sebagai Komisioner Kompolnas, di mana banyak masyarakat menyampaikan aspirasi agar Unit PPA di tingkat Polda dan Polres diperkuat.

Menurutnya, tingginya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menunjukkan pentingnya langkah konkret dari institusi kepolisian.

“Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat tinggi, sementara unit-unit yang ada belum sebanding dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, pembentukan Dittipid PPA-PPO menjadi langkah yang sangat penting dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak,” tambahnya.

Poengky juga mengapresiasi kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai memberikan perhatian serius pada isu kesetaraan gender.

Salah satu buktinya adalah penunjukan Brigjen Desy Andriany, seorang perwira tinggi Polwan, sebagai pemimpin direktorat ini.

“Di bawah kepemimpinan beliau, kesetaraan gender semakin didorong, termasuk dengan pembentukan direktorat ini. Kami bangga bahwa direktorat ini dipimpin oleh seorang Polwan, yang menunjukkan komitmen Polri terhadap pemberdayaan perempuan,” ungkap Poengky.

Ia berharap langkah ini menjadi titik awal untuk meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Dengan terbentuknya Dittipid PPA-PPO, Polri diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih baik dan responsif dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru