Selasa, 07 April 2026

Presiden Jokowi Beri Apresiasi TNI-Polri atas Pembebasan Pilot Susi Air

Agie HT Bukit SH - Minggu, 22 September 2024 02:44 WIB
Presiden Jokowi Beri Apresiasi TNI-Polri atas Pembebasan Pilot Susi Air
Presiden Jokowi apresiasi TNI-Polri atas pembebasan Kapten Philip Mark Mehrtens, Pilot Susi Air, Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (21/9/2024). (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa pembebasan Kapten Philip Mark Mehrtens, Pilot Susi Air, dari sanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) adalah hasil dari proses negosiasi yang panjang dan tanpa tindakan represif.

“Ini kan proses negosiasi yang sangat panjang dan kesabaran kita untuk tidak melakukan dengan represif," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu.

Presiden juga memberikan apresiasi kepada TNI-Polri, yang dinilai telah bekerja dengan baik dalam memastikan keselamatan pilot.

“Yang kita prioritaskan adalah keselamatan dari pilot yang disandera. Proses panjang yang telah dilakukan oleh TNI dan Polri saya kira sangat bagus, saya sangat mengapresiasi,” tuturnya.

Setelah dibebaskan, Kapten Philip akan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan sebelum diterbangkan kembali ke Selandia Baru.

Kapten Philip, yang telah disandera selama 1,5 tahun, dijemput pada pagi hari dan langsung menjalani penanganan awal.

Momen haru terjadi ketika Kapten Philip berkomunikasi melalui video call dengan istri dan keluarganya.

Raut wajahnya yang awalnya tegang perlahan berubah bahagia saat mendengar suara dan melihat wajah orang-orang tercintanya, hingga air mata kebahagiaan pun tak tertahan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru