Senin, 06 April 2026

Polri Buru Gembong Narkoba FP di Perbatasan Thailand-Myanmar

Agie HT Bukit SH - Kamis, 06 Juni 2024 01:56 WIB
Polri Buru Gembong Narkoba FP di Perbatasan Thailand-Myanmar
Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa.
Jakarta (buseronline.com) - Polri bekerjasama dengan Kepolisian Thailand masih memburu gembong narkoba jaringan internasional, inisial FP yang hingga kini masih buron. Polri mengungkap FP tengah berada di antara perbatasan Thailand dan Burma atau Myanmar.

“Di perbatasan antara Thailand dan Burma,” kata Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa, seperti dilansir dari Humas Polri.

Sementara, Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Krishna Murti mengatakan Polri dan otoritas Thailand melakukan komunikasi ketat untuk memburu FP di Thailand. Kerja sama yang baik antara Polri dan Thailand diharapkan dapat membuahkan hasil ditangkapnya FP.

“Ini bagian komitmen pemerintah Thailand langsung sampaikan kepada saya dari perdana menterinya, menteri kehakimannya, dari kepala polisinya, mereka akan melakukan operasi besar-besaran terhadap buronan kita yang sudah lama kita minta dipulangkan untuk dicari dan ditangkap, mudah-mudahan kerja sama kita dalam memulangkan buronan Thailand ini akan membuahkan hasil,” kata Murti.

Polri mengirimkan 10 anggota yang terdiri atas anggota Hubinter Polri dan Dittipidnarkoba Polri yang mengawal kepulangan inisial CT ke negara asalnya hari ini.

Anggota Polri tersebut sekaligus akan melakukan komunikasi dengan Kepolisian Thailand (Royal Thai Police) terkait operasi penangkapan FP.

“Dan 10 anggota kami yang kami berangkatkan ke Thailand nanti juga akan komunikasikan upaya penangkapan buronan besar, kita mohon doa restu karena itu adalah jaringan yang sangat besar juga di Indonesia,” imbuhnya.

Mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya ini menyampaikan, Polri saat ini memiliki hubungan yang baik dengan kepolisian di banyak negara terkait kejahatan transnational crime. Termasuk dengan Kepolisian Filipina yang telah menangkap Gregor buron BNN di Manila.

“Kami melakukan hubungan yang ketat dengan banyak negara, banyak pelaku kejahatan transnational crime yang berada bukan di negaranya termasuk beberapa pelaku buronan dari Indonesia, khususnya dari Tipidnarkoba yang ada di Thailand. Termasuk sekarang anggota kami masih di Manila dan beberapa negara lainnya,” ujarnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru