Senin, 06 April 2026

Polri Buru Gembong Narkoba FP Terbang ke Thailand

Agie HT Bukit SH - Selasa, 04 Juni 2024 01:48 WIB
Polri Buru Gembong Narkoba FP Terbang ke Thailand
Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa.
Jakarta (buseronline.com) - Tim gabungan Polri akan terbang ke Thailand melanjutkan pencarian gembong narkoba inisial FP yang saat ini masih buron di Negeri Gajah Putih.

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa menyebut langkah itu dilakukan menyusul kerja sama penangkapan buronan nomor satu, Thailand oleh Polri di Bali pada 30 Mei lalu.

Mukti mengatakan dalam waktu dekat, tim gabungan yang terdiri dari pihaknya, Div Hub Inter Polri, dan tim pemburu FP akan ikut mengantar ekstradisi buronan atas inisial CT itu ke Thailand.

“Nanti pak Audi (Kabag Jianter Divhub Inter) dan pak wadir (Wadir Tipidnarkoba) dan tim FP akan berangkat bareng dengan tersangka ke sana (Thailand),” katanya seperti dilansir dari Humas Polri.

Namun, dia mengaku belum dapat memastikan waktu yang dibutuhkan untuk proses penangkapan FP. Saat ini, kata dia, FP berada di sebuah wilayah perbatasan antara Thailand dengan Burma atau Myanmar.

Mukti menyebut pihaknya juga telah menjalin kesepakatan dengan kepolisian Thailand untuk membantu penangkapan FP.

“Saya juga mau cepat tangkap FP. Kamu kira saya enggak mau. Biar tugas saya selesai. Ini kan FP identik dengan Dirnarkoba Bareskrim kan. Jadi dengan saya kan. Makanya kalau enggak ketangkep sakit kepala saya,” katanya.

FP merupakan bandar besar narkotika jaringan internasional yang saat ini masih buron. Setiap bulannya, sindikat FP disebut mampu menyelundupkan sabu dan ekstasi ke Indonesia dengan jumlah mulai dari 100 kilo sampai 500 kilo dengan modus operandi menyamarkan sabu kedalam kemasan teh. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru