Senin, 06 April 2026

Polri: Kepolisian Thailand akan Proses TPPU Istri FP

Agie HT Bukit SH - Kamis, 23 Mei 2024 01:30 WIB
Polri: Kepolisian Thailand akan Proses TPPU Istri FP
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa.
Jakarta (buseronline.com) - Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mukti Juharsa mengatakan tindak pidana pencucian uang (TPPU) istri dari gembong narkoba jaringan internasional, inisial FP, akan diproses Kepolisian Thailand.

Menurut Mukti, pihaknya telah menyerahkan penanganan perkara TPPU istri FP kepada Kepolisian Thailand karena seluruh harta FP yang tersisa berada di Thailand.

Sedangkan untuk penanganan tersangka FP, jika sudah ditangkap, akan tetap diserahkan ke Bareskrim Polri.

“Mereka (Kepolisian Thailand), juga akan menyerahkan FP, kami sudah koordinasi kemarin, silahkan TPPU-nya mereka proses, yang penting FP, karena tempat kejadian perkara awalnya di Indonesia, harus diserahkan kepada polisi Indonesia,” kata Mukti kepada wartawan.

Adapun kesepakatan ini merupakan salah satu hasil pertemuan antara kedua belah pihak di Malaysia pada bulan April 2024 lalu.

Dalam pertemuan itu, Polri menyepakati akan membantu Kepolisian Thailand dengan mengirimkan berkas-berkas penyidikan TPPU untuk istri FP.

Langkah memiskinkan keluarga FP sebagai salah satu upaya agar buronan kasus narkoba itu terdesak.

Mukti mengatakan hingga saat ini, berdasarkan keterangan Kepolisian Thailand, FP diketahui masih berada di dalam hutan area Thailand.

Polri juga masih menjalin komunikasi dengan Kepolisian Thailand untuk menangkap bandar narkoba jaringan internasional itu.

“Masih terus menjalin komunikasi dengan Polisi Thailand untuk menjalankan kesepakatan yang telah ada di pertemuan Langkawi, Malaysia,” ujar Mukti.

Sebelumnya diberitakan, Polri setidaknya telah menangkap sekitar 58 anak buah FP dalam kasus tindak pidana narkoba serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

FP diduga mengendalikan peredaran gelap narkoba jenis sabu dan ekstasi di negara Indonesia dan Malaysia. FP dikenal memiliki nama samaran The Secret, Cassanova, Mojopahit, dan Airbag.

Ia juga disebut sudah mengubah identitas dan wajahnya lewat operasi plastik. Terkait jaringan narkoba ini, setidaknya Polri juga menyita total miliaran aset dari komplotan FP yang telah ditangkap. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru