Senin, 06 April 2026

Ini Penyebab Korban Pesawat Latih Jatuh di BSD Meninggal

Agie HT Bukit SH - Selasa, 21 Mei 2024 01:27 WIB
Ini Penyebab Korban Pesawat Latih Jatuh di BSD Meninggal
Kepala RS Polri Brigjen Pol Hariyanto.
Jakarta (buseronline.com) - RS Bhayangkara Polri Kramatjati memberitahukan hasil pemeriksaan dan identifikasi tiga korban meninggal dunia jatuhnya pesawat latih di BSD, Tangerang Selatan, Minggu kemarin. Dilansir dari Humas Polri, ketiga jenazah itu adalah Suwondo, Farid Ahmad, dan Pulung.

Kepala RS Polri Brigjen Pol Hariyanto menjelaskan pemeriksaan tidak dilakukan autopsi oleh tim medis. Hanya dilakukan melalui identifikasi sidik jari untuk memastikan identitas korban.

“Kecelakaan ini termasuk identifikasi yang tidak terlalu sulit karena kecelakaannya sendiri termasuk plus disaster artinya siapa korbannya itu sudah diketahui identitasnya, jadi kita hanya memastikan,” katanya di RS Bhayangkara Polri, Jakarta Timur.

Ia menjelaskan, pemeriksaan fisik dari ketiga jenazah juga dilakukan. Pihaknya lalu menyimpulkan bahwa penyebab meninggal dunia ketiga korban karena benturan di sejumlah bagian.

“Jadi, kondisi jenazah penyebab kematiannya akibat benturan, benturan hampir semuanya hampir sama yaitu kepala, kemudian dada, kemudian tungkai dan lengan,” sebutnya.

Ia mengatakan, penyidik memang hanya memberikan surat permohonan pemeriksaan luar dan identifikasi. Sebab, pihak keluarga tidak menyetujui dilakukannya autopsi.

“Jadi identifikasi premiernya dari sidik jari, sekundernya dari properti yang dipakai kemudian dari tanda tanda medis yang bisa disampaikan oleh keluarga dan rekan-rekan,” katanya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru