Minggu, 23 Agustus 2026

Gempar Warga Pujon Temukan 9 Mortir Aktif

Selasa, 07 Mei 2024 01:33 WIB
Gempar Warga Pujon Temukan 9 Mortir Aktif
Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim saat melakukan pengamanan mortir, Senin (6/5/2024). (Dok/Humas Polri)
Batu (buseronline.com) - Sembilan buah mortir yang ditemukan di Di Tanah, Dusun Krajan RT 15, RW 03, Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, diduga merupakan sisa-sisa peninggalan Perang Dunia II.

Seperti dilansir dari Humas Polri, kronologi penemuan tersebut sekitar pukul 12.30 WIB oleh warga melakukan bersih-bersih di sekitar Perbukitan di Area Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Pada saat membersihkan, warga menemukan sembilan jenis mortir terkubur di Perbukitan. Karena takut nanti ada apa-apa, saat itu juga warga menghubungi perangkat Desa Ngabab Kiptiru yang kemudian diteruskan ke Polsek Pujon.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, Kapolsek Pujon Polres Batu, Polda Jatim AKP Sigit Purwanto beserta Kanit Lantas Polsek Pujon Ipda Dedi Purwanto dan anggota bergegas melakukan olah TKP serta melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi. Kemudian melaksanakan koordinasi dengan Brimob untuk mengevakuasi mortir agar tidak terjadi ledakan.

AKP Sigit membenarkan warga menemukan sembilan mortir saat membersihkan sekitar perbukitan, kemudian warga bersama dengan perangkat Desa Ngabab Pujon melaporkan ke Polsek Pujon.

“Benar ditemukan sembilan buah mortir, saat ini kami sudah menghubungi unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim agar segera bergerak ke TKP untuk mengamankan mortir tersebut, kami dari Polsek dan Polres sudah mengamankan TKP,” kata Kapolsek.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang menemukan mortir di lahan sisa-sisa perang dunia jangan diangkat karena akan membahayakan khalayak ramai.

Ia berkeyakinan, sembilan buah mortir yang ditemukan di bukit tersebut masih dalam keadaan aktif. “Kami meyakini mortir ini masih keadaan aktif,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya telah memasang garis polisi guna mengamankan lokasi penemuan mortir tersebut.

“Kami minta masyarakat tidak datang ke lokasi ini karena ini merupakan daerah berbahaya sebab ada penemuan mortir yang diduga masih aktif,” katanya.

Ia menyebutkan sembilan mortir tersebut dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Sementara, menurut Iptu Hendra Frata, Komandan Tim Jibom dari Gegana, menjelaskan Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim menerima laporan dari Polsek Pujon dan segera berangkat bersama anggotanya untuk melakukan evakuasi, apabila dimungkinkan akan dilakukan Disposal di tempat nantinya.

“Sebelumnya pihak Polsek Pujon menginformasikan kepada kami terkait adanya temuan sembilan mortir ini dan karena tidak mungkin akan di disposal malam ini maka sesuai rencana akan dilakukan disposal esok pagi,” kata Iptu Hendra. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Arsenal Hajar Coventry City 3-0 di Laga Pembuka Premier League 2026-27
Eks Pabrik Kina Bandung Jadi Jejak Sejarah Industri Farmasi Indonesia
Jateng Jadikan Desa Kepyar Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan
KPK dan Pemprov Sulut Perkuat Komunikasi Publik untuk Pencegahan Korupsi
Pemprov Jateng Tingkatkan Literasi melalui Transformasi Perpustakaan
Gubernur Jateng Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Daerah
komentar
beritaTerbaru