Senin, 06 April 2026

KKB Kembali Berulah, SDN Inpres Pogapa Dibakar

Agie HT Bukit SH - Kamis, 02 Mei 2024 01:42 WIB
KKB Kembali Berulah, SDN Inpres Pogapa Dibakar
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024 AKBP Dr Bayu Suseno.
Intan Jaya (buseronline.com) - Gedung Bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri Inpres Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, kembali dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Homeyo, Rabu (1/5/2024), sekitar pukul 08.00 WIT.

Diketahui sebelumnya, Selasa 30 April 2024, KKB melakukan penyerangan terhadap Mapolsek Homeyo yang mengakibatkan satu warga sipil suku Toraja berusia 20 tahun meninggal dunia.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr Bayu Suseno mengatakan, pembakaran Gedung bangunan SD Inpres Pogapa dilakukan KKB wilayah Homeyo dan dalam aksi tersebut juga terdengar bunyi letusan senjata api laras Panjang dari kelompok KKB tersebut.

“Dapat kami menyampaikan bahwa, lokasi pembakaran bangunan SD Negeri Inpres Pogapa tidak jauh dari Mapolsek Homeyo, hanya berjarak kurang lebih 50 meter sehingga saat ini aparat keamanan masih berjaga-jaga," katanya seperti dilansir dari Humas Polri.

Ia mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat, diketahui KKB wilayah Homeyo, Intan Jaya yang melakukan aksi penyerangan ke Mapolsek Homeyo pada 30 April 2024 dan pembakaran gedung bangunan SD Negeri Inpres Pogapa dilakukan kelompok Keni Tipagau dari Kodap VIII Kemabu, pimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk berperan serta dalam menjaga kamtibmas di wilayah distrik homeyo dari ancaman KKB, sehingga tercipta kedamaian di tengah-tengah masyarakat," ujarnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru