Rabu, 14 Oktober 2026

Satgas Pangan Polri Awasi Harga: Jika Ada Keluhan, Kami Bertindak Cepat

Minggu, 07 April 2024 01:29 WIB
Satgas Pangan Polri Awasi Harga: Jika Ada Keluhan, Kami Bertindak Cepat
Sidak ke Pasar. (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Wakil Ketua Satgas Pangan Mabes Polri Brigjen Pol Helfi Assegaf mengatakan pihaknya akan tegas menindak jika ada pedagang yang nakal.

“Pengawasan akan terus kami lakukan setiap hari, jika ada keluhan masyarakat, Satgas akan bertindak cepat,” kata Assegaf kepada wartawan.

Assegaf mengatakan jika ada pedagang yang nakal dengan menjual beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di atas harga eceran tertinggi (HET), maka segera laporkan dan akan segera ditindak dengan cepat.

Menurutnya, di sentra perdagangan Kota Manado selain beras Bulog SPHP, juga ada beras medium yang lokal, juga ada beras premium, namun sejauh ini masih sangat aman.

“Kami harap masyarakat bisa membeli dengan bijak dan cerdas, beli sesuai kebutuhan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri kali ini,” katanya.

Sejumlah pedagang menyebutkan bahwa saat ini stok bahan kebutuhan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Manado menjelang Lebaran.

Untuk di gudang distributor juga mengungkapkan stok cukup untuk memenuhi permintaan konsumen yang mengalami peningkatan.

“Saat ini beras, gula pasir, tepung terigu, telur cukup banyak dan mampu memenuhi permintaan pedagang di Sulut,” kata Eby, Distributor bahan pokok di Sulut. (P3)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Dramatis! Levante Tahan Sevilla 3-3, Gol Penyeimbang Tercipta pada Menit ke-90+10
Torino Taklukkan Udinese 2-1, Gol Sandro Kulenovic Pastikan Kemenangan Tuan Rumah
Pemko Bandung Gencarkan Skrining HIV Sukarela, Perkuat Peran Masyarakat
Benny Pasaribu Terpilih Aklamasi Pimpin Panitia Natal PWI Sumut 2026
Presiden Prabowo Siapkan 200 Pompa Air dan Rp2 Miliar untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting
Kabaharkam Polri Ajak Komunitas Lari di Riau Perkuat Green Policing dan Cegah Karhutla
komentar
beritaTerbaru