Rabu, 10 Juni 2026

Tokoh Agama: Kinerja Polri Amankan Nataru 2024 Sangat Sukses

Minggu, 07 Januari 2024 00:50 WIB
Tokoh Agama: Kinerja Polri Amankan Nataru 2024 Sangat Sukses
Tokoh Agama Romo Benny Susetyo.
Jakarta (buseronline.com) - Tokoh Agama Romo Benny Susetyo menilai kinerja Polri dalam mengamankan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) sangat sukses. Sehingga, menurutnya, Natal dan Tahun Baru kali ini sangat aman dan damai.

“Penanganan Polri dalam pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru menurut saya sangat baik dan sukses, berhasil. Sehingga kita harus memberi penghargaan kepada Polri,” kata Romo Benny.

Tokoh Katolik itu menambahkan, kesuksesan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban saat Nataru tersebut karena turut serta melibatkan masyarakat.

“Polri dalam hal ini juga karena melibatkan semua pihak termasuk masyarakat untuk bersama-sama mengamankan Natal dan tahun baru,” imbuhnya.

Keberhasilan Polri juga, menurutnya tidak terlepas dari kemampuan Polri dalam manajemen dan tata kelola sistem keamanan yang merangkul semua pihak.

“Kita berharap pengalaman saat ini menjadi modal Polri untuk semakin mampu dan mengayomi masyarakat dari semua hal, sehingga Polri dapat terus menjaga ketertiban dan menjaga keharmonisan beragama di Indonesia,” ungkap Romo Benny yang juga menjabat Tenaga Ahli Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Sebelumnya, total sebanyak 39.495 gereja di seluruh Indonesia diberikan pengamanan oleh Polri. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan pengamanan ini termasuk dalam kegiatan Operasi Lilin Nataru 2023 sebagai upaya memastikan seluruh rangkaian Natal hingga Tahun Baru 2024 berjalan dengan lancar.

“Untuk hari ini ada kurang lebih 39.495 gereja yang saat ini kita amankan. Tentunya itu berada di seluruh Indonesia,” kata Listyo di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Minggu (24/12/2023).

Listyo mengapresiasi organisasi masyarakat Islam, dan agama lain yang telah membantu melaksanakan kegiatan pengamanan pada perayaan Natal 2023.

“Ada Ormas dari NU, Muhammadiyah, dan Ormas-ormas keagamaan lain. Ini menunjukkan bahwa toleransi beragama di Indonesia sangat luar biasa dan itu dibuktikan tanpa memandang agama dan suku. Semuanya ikut dalam kegiatan pengamanan ibadah,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Korlantas Polri Masih Lakukan Evaluasi
Kader PKK Karanganyar Diajari Olah Lele Tanpa Amis dan Budikdamber untuk Ketahanan Pangan Keluarga
Wamendikdasmen Dorong Guru Menjadi Arsitek Pembelajaran Melalui Pendekatan Deep Learning
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Kemendikdasmen Percepat Reformasi Guru, TPG Naik Rp2 Juta dan 230 Ribu Guru Ikuti PPG pada 2026
komentar
beritaTerbaru