Senin, 25 Mei 2026

300 Personel Polda Jawa Barat Evakuasi Kereta Api KA 350 Commuter Line dengan KA 66 Turangga

Sabtu, 06 Januari 2024 02:12 WIB
300 Personel Polda Jawa Barat Evakuasi Kereta Api KA 350 Commuter Line dengan KA 66 Turangga
300 personel Polda Jawa Barat evakuasi Kereta Api KA 350 Commuter Line dengan KA 66 Turangga, Jumat (5/1/2024) sekira pukul 06.03 WIB. (Dok/Humas Polri)
Bandung (buseronline.com) - Kecelakaan tabrakan kereta antara KA Turangga jurusan Surabaya-Gubeng Bandung dengan Nomor Lokomotif CC 206 13 97 dengan KA Lokal Padalarang-Cicalengka dengan Nomor KA 350 di Kp Babakan DKA Desa Cikuya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, tepatnya di KM 181 + 5/4, Jumat (5/1/2024) sekira pukul 06.03 WIB.

Saat ini telah dilakukan evakuasi, Polda Jabar menurunkan personel sekitar 300 terdiri Brimob, Samapta, Obvit, Polres, Dokkes, Ambulance Rumkit, tim DVI, dan personel SAR.

Dalam melakukan proses evakuasi dengan melibatkan banyak unsur termasuk dari PT KAI untuk mempercepat proses evakuasi dan pendataan jumlah korban dalam kejadian tersebut.

Sebelumnya Polda Jabar menerima informasi sekitar pukul 06.00 WIB terkait adanya kecelakaan dua KA komersial Turangga relasi Bandung-Surabaya dengan KA Bandung Raya Relasi Padalarang-Cicalengka dengan jumlah penumpang yang berada di Kereta api yang terlibat kecelakaan meliputi KA Turangga 9 gerbong, satu gerbong panoramic, satu lokomotif jurusan Surabaya-Bandung sebanyak 287 penumpang KA Lokal/ Comutter Line 9 gerbong 1 lokomotif jurusan Padalarang-Cicalengka sebanyak 191 penumpang.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK MSi mengatakan bahwa Untuk sementara korban meninggal dunia sebanyak empat orang, korban luka-luka 42 orang dievakuasi ke RSUD Cicalengka, RS AMC, RS Edelweis, Sentosa, PKM (Puskesmas).

Korban luka sebagian sudah kembali dan yg masih di RS sebanyak 10, RSUD enam orang, RS AMC dua orang, RS Edelweis dua orang.

"Sedangkan satu korban meninggal dunia masih belum bisa dievakuasi karena terkendala posisi korban yang tertutup oleh material gerbong. Sehingga saat ini masih berlangsung upaya evakuasi terhadap korban meninggal di TKP, dengan menarik gerbong dari belakang sebagai upaya merenggangkan," tutup Kabid Humas. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Kemenhub Perkuat Layanan Transportasi Inklusif bagi Kelompok Rentan dan Wilayah 3T
Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung
Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Menjaga Ketahanan Energi
Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
Semangat Literasi Tumbuh dari Perbatasan, Malinau Jadi Contoh Kolaborasi Pendidikan
Girona Resmi Terdegradasi dari La Liga, Elche Bertahan Usai Bermain Imbang
komentar
beritaTerbaru