Bupati Taput Apresiasi 65 Tahun Bank Sumut, Dorong Kemudahan Akses KUR bagi UMKM
Tarutung (buseronline.com) Bupati Tapanuli Utara, Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat SSi MSi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan p
Ekonomi 18 menit lalu
Medan (buseronline.com) - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas RI) mengungkap dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dalam produksi dan perdagangan beras fortifikasi yang mutu serta kandungan gizinya tidak sesuai dengan klaim pada label kemasan.
Dirtipideksus Bareskrim Polri sekaligus Kasatgas Pangan Polri, Kombes Pol Suhasto SIK MH mengatakan kasus tersebut bermula dari hasil pengambilan sampel dan pengujian laboratorium terhadap empat merek beras fortifikasi.
Temuan itu kemudian dilaporkan Bapanas RI kepada Bareskrim Polri untuk ditindaklanjuti melalui proses penegakan hukum.
Karena itu, ketidaksesuaian kandungan gizi dengan klaim pada kemasan berpotensi merugikan konsumen, terutama jika produk dikonsumsi secara rutin dalam jangka panjang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh, penyidik menemukan sekurang-kurangnya dua alat bukti sehingga perkara ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan melalui gelar perkara.
Selain itu, turut diamankan 144 kemasan kernel beras fortifikasi Vitamin B6, 144 kemasan kernel fortifikasi Vitamin B9, satu set mesin Rice Milling Unit (RMU) merek Lamico, dan dua unit mesin fortifikasi merek Masema.
Penyidik juga mendalami jumlah produksi beras fortifikasi PT UDS. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, perusahaan tersebut diperkirakan telah memproduksi sekitar 525 ton beras fortifikasi selama periode Maret hingga Agustus 2026.
Suhasto menjelaskan, beras fortifikasi tersebut diproduksi menggunakan bahan baku beras putih atau setengah jadi yang dicampur dengan kernel sebagai sumber vitamin. Proses produksinya meliputi penggilingan, pembersihan, pengayakan, pemisahan batu, pencampuran, penimbangan, hingga pengemasan.
Polri bersama instansi terkait akan terus memperketat pengawasan dan menindak dugaan pelanggaran di bidang pangan guna memastikan produk yang beredar memenuhi standar mutu, keamanan, dan informasi pada kemasan.
Tarutung (buseronline.com) Bupati Tapanuli Utara, Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat SSi MSi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan p
Ekonomi 18 menit lalu
Tarutung (buseronline.com) Bupati Tapanuli Utara, Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat SSi MSi meninjau sejumlah pekerjaan infrastruktur
Ekonomi 23 menit lalu
Salatiga (buseronline.com) Pemerintah Kota Salatiga terus mendorong pelestarian permainan tradisional di tengah pesatnya perkembangan tekn
Pendidikan 40 menit lalu
Tasikmalaya (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menggelontorkan anggaran sebesar Rp273 miliar untuk meningkat
Ekonomi 2 jam lalu
Medan (buseronline.com) Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas RI) mengungkap dugaan pelanggaran perlin
Hukum & Peristiwa 3 jam lalu
Medan (buseronline.com) Antusiasme masyarakat memanfaatkan program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Sumatera Utara (Sumut) terl
Ekonomi 3 jam lalu
Bali (buseronline.com) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bersama Asia Pacific Action Alliance on Human Resources for
Kesehatan 4 jam lalu
Moskow (buseronline.com) Bahasa Indonesia semakin mendapat perhatian di dunia internasional. Dilansir dari laman Kemendikdasmen, di Rusia,
Pendidikan 5 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Baharkam Polri mendorong peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan satuan pengamanan (Satpam) guna memperku
Hukum & Peristiwa 6 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin
Kesehatan 7 jam lalu