Rabu, 21 Oktober 2026

Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan Tangerang, Sembilan Pengunjung Positif Narkoba

Rabu, 21 Oktober 2026 11:20 WIB
Operasi Gabungan di Kelab Malam Jakarta dan Tangerang, Sembilan Pengunjung Positif Narkoba
BNN menggelar operasi penertiban narkotika di sejumlah kelab malam di Jakarta dan Tangerang, Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) dini hari.

Jakarta (buseronline.com) - Sebanyak 462 personel gabungan dari Bareskrim Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar operasi penertiban narkotika di sejumlah kelab malam di Jakarta dan Tangerang, Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) dini hari.

Dilansir dari laman Humas Polri, dalam operasi tersebut, sembilan pengunjung terindikasi positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil tes urine.

Operasi menyasar sejumlah tempat hiburan malam di Jakarta Timur, Pantai Indah Kapuk (PIK) 1 di Penjaringan, Jakarta Utara, serta PIK 2 di Kosambi, Tangerang.

Operasi gabungan dipimpin Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Kristian Parluhutan Siagian bersama Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN Adri Irniadi.

Total personel yang dikerahkan terdiri atas 146 personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal, dan 160 personel BNN.

Kanit Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Ivan Adhitira mengatakan, personel dibagi menjadi dua kelompok untuk menjangkau seluruh lokasi sasaran. Kelompok pertama bertugas di wilayah Jakarta Timur, sedangkan kelompok kedua menyisir kawasan PIK 1 dan PIK 2.

Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa pengunjung, barang bawaan, meja, kursi, hingga sejumlah ruangan, termasuk area karaoke. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya barang yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Tes urine kemudian dilakukan terhadap pengunjung yang kedapatan membawa barang bukti narkoba. Hasil pemeriksaan menunjukkan sembilan orang terindikasi positif mengandung etomidate dan amfetamin atau sabu.

"Sembilan orang terdiri dari tiga di Jakarta Timur dan enam di PIK. Mereka selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN RI untuk menentukan apakah yang bersangkutan hanya pengguna atau terafiliasi jaringan narkoba," kata Ivan.

Di kawasan PIK 1, tim gabungan tiba sekitar pukul 00.35 WIB. Petugas menyampaikan tujuan pemeriksaan kepada pengunjung sebelum melakukan pemeriksaan di sejumlah area tempat hiburan malam tersebut.

Sementara itu, operasi di PIK 2, Kosambi, Tangerang, berlangsung sekitar pukul 02.40 WIB pada Minggu (18/10/2026).

Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah pengunjung membawa cartridge pods. Mereka dilaporkan terdiri atas tiga warga negara asing asal Tiongkok dan dua perempuan warga negara Indonesia. Kesembilan orang yang terindikasi positif narkotika selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN.

Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mengetahui status masing-masing, termasuk menentukan apakah mereka merupakan pengguna atau memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.

Ivan menegaskan, penanganan terhadap mereka akan disesuaikan dengan hasil asesmen. Apabila hasil asesmen menyatakan mereka sebagai pengguna yang memenuhi ketentuan rehabilitasi, penanganan akan diarahkan melalui rehabilitasi.

"Apabila hasil asesmen dari BNN RI yang bersangkutan adalah pengguna, maka kita wajib untuk melakukan rehabilitasi untuk mengobati mereka yang positif tersebut," tutur Ivan.

Operasi gabungan ini menjadi bagian dari upaya aparat penegak hukum untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di tempat hiburan malam.

Hasil asesmen dan pendalaman lebih lanjut akan menjadi dasar penentuan langkah penanganan terhadap sembilan orang tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Ajak Masyarakat Waspadai Promosi Judi Online, Lindungi Keluarga dari Risiko Digital
30 UMKM Binaan Pertamina Ikuti Trade Expo Indonesia 2026, Potensi Transaksi Tembus Rp3,28 Miliar
Kakorlantas Polri Tegaskan Pungli Ditindak Tegas, Personel Terbukti Melanggar Dicopot dari Tugas
Kapolri Kunjungi MA, Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi Penegakan Hukum
Kapolri Suyudi Ario Seto Tekankan Polri Harus Hadir dan Berikan Solusi bagi Masyarakat
Kapolri Suyudi Ario Seto Perkuat Sinergi dengan Kejagung, Dorong Penegakan Hukum Berkeadilan
komentar
beritaTerbaru