Sabtu, 07 November 2026

KPK Hibahkan Aset Rampasan Rp3,6 Miliar ke Pemkot Bekasi untuk Atasi Banjir

Rabu, 16 September 2026 11:10 WIB
KPK Hibahkan Aset Rampasan Rp3,6 Miliar ke Pemkot Bekasi untuk Atasi Banjir
Penyerahan aset dilakukan melalui skema hibah di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (14/9/2026).
Aset itu merupakan barang rampasan dari terpidana Dudy Jocom, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri.

Dudy Jocom terjerat perkara korupsi pembangunan gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Riau, Minahasa, dan Gowa. Perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap sehingga aset dapat dieksekusi dan dimanfaatkan melalui mekanisme hibah.

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) disaksikan sejumlah pejabat, antara lain Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, Kepala BPKAD Kota Bekasi Yudianto, Ketua Pengadilan Negeri Bekasi Mateus Sukusno Aji, Kasat Reskrim Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya, serta Kepala Kantah ATR/BPN Kota Bekasi Tarbarita Simorangkir.

KPK berharap Pemko Bekasi dapat mengelola aset tersebut secara transparan dan akuntabel. Pemanfaatan lahan sebagai polder resapan air diharapkan segera terealisasi sehingga dapat menjadi bagian dari solusi penanganan banjir sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bekasi. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Asahan Perkuat Pendidikan Antikorupsi, Gandeng Jaksa hingga Manfaatkan Podcast
KPK Evaluasi Program Ber-Aksi 2026, Kabupaten Asahan Penuhi 15 Indikator Antikorupsi
KPK Ajak Mahasiswa ISI Bali Kampanyekan Antikorupsi Lewat Karya Komik
KPK Gelar Festival Film Antikorupsi 2026, Sebanyak 46 Film Pendek Siap Ditayangkan
KPK Tekankan Budaya Antikorupsi, Integritas Jadi Fondasi Poltekkes Semarang Menuju Kampus Internasional
KPK Raih Penghargaan Nagara Dana Abisatya dari Kemenkeu atas Pemulihan Aset Korupsi
komentar
beritaTerbaru