KPK Pastikan Barang Rampasan Tak Laku Lelang Tetap Bisa Dimanfaatkan
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan barang rampasan negara yang belum laku dalam proses lelang tidak s
Hukum & Peristiwa 14 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan barang rampasan negara yang belum laku dalam proses lelang tidak serta-merta menjadi aset yang tidak bernilai.
Dilansir dilansir dari laman KPK, barang tersebut tetap dirawat dan dapat kembali diajukan dalam proses lelang berikutnya atau dimanfaatkan melalui mekanisme lain sesuai ketentuan.
Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK Mungki Hadipratikto mengatakan tidak semua barang rampasan langsung terjual pada kesempatan pertama.
"Kalau barang belum laku terjual, tetap kami rawat dan akan kembali dilakukan pengajuan lelang di periode berikutnya," ujar Mungki di Jakarta, pada 11 September 2026.
Menurutnya, selain lelang ulang, barang rampasan dapat dimanfaatkan melalui Penetapan Status Penggunaan (PSP) untuk kementerian/lembaga maupun hibah kepada pemerintah daerah atau pemerintah desa.
Aset juga dapat dimanfaatkan melalui mekanisme sewa, pinjam pakai, dan kerja sama pemanfaatan setelah memperoleh persetujuan Menteri Keuangan.
Mungki menjelaskan, tidak lakunya barang rampasan dalam proses lelang tidak selalu disebabkan oleh persoalan penetapan harga. Minat calon pembeli dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari karakteristik barang, lokasi aset, hingga nilai limit yang dinilai kurang kompetitif.
"Terhadap keadaan ini maka jaksa eksekusi akan melakukan evaluasi. Apabila memang dirasa nilai limitnya kurang kompetitif, sesuai kewenangan yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan, jaksa eksekusi dapat menurunkan nilai limit," katanya.
Mekanisme tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 145 Tahun 2021 sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor 162 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Barang Rampasan Negara dan Barang Gratifikasi.
Selama barang rampasan belum terselesaikan, KPK tetap melakukan pengelolaan dan pemeliharaan untuk menjaga kondisi serta nilai aset. Biaya penyimpanan dan perawatan disesuaikan dengan jenis dan karakteristik masing-masing barang.
"Biaya yang dikeluarkan dalam menyimpan dan memelihara aset yang tidak laku merupakan bagian dari biaya perawatan yang dianggarkan secara global setiap tahunnya. Besar kecilnya tergantung jenis barang dan kekhususan dari barang tersebut," jelas Mungki.
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan barang rampasan negara yang belum laku dalam proses lelang tidak s
Hukum & Peristiwa 14 menit lalu
Mapei (buseronline.com) Juventus harus menelan kekalahan dramatis saat bertandang ke markas Sassuolo pada pekan keempat Serie A 2026/2027.
Olahraga 49 menit lalu
Manchester (buseronline.com) Manchester United harus mengakui keunggulan Manchester City dalam lanjutan pekan keempat Premier League 2026/
Olahraga 2 jam lalu
Garut (buseronline.com) Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menghadiri Grand Final Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) Liga Garut dan Kontes T
Ekonomi 2 jam lalu
Reale (buseronline.com) Atletico Madrid sukses kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Real Sociedad dengan skor 30 pada lanjutan
Olahraga 3 jam lalu
Levante (buseronline.com) Barcelona sukses melanjutkan tren positif di La Liga 2026/2027. Bertandang ke markas Levante pada jornada kelima
Olahraga 4 jam lalu
Napoli (buseronline.com) Napoli berhasil mengakhiri tren negatif mereka setelah meraih kemenangan tipis 10 atas Bologna pada lanjutan Ser
Olahraga 5 jam lalu
Paris (buseronline.com) Paris SaintGermain (PSG) meraih kemenangan perdana di Ligue 1 2026/2027 setelah mengalahkan Brest dengan skor tip
Olahraga 5 jam lalu
Elversberg (buseronline.com) Bayern Muenchen berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Elversberg setelah menang tipis 21 dalam lanju
Olahraga 6 jam lalu
Parmonangan (buseronline.com) Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat meninjau langsung aktivitas perekonomian ma
Ekonomi 16 jam lalu