Rabu, 05 Agustus 2026

Korlantas Polri dan Jasa Marga Perkuat Sinergi Hadapi Nataru, Matangkan Implementasi Zero ODOL

Rabu, 05 Agustus 2026 13:20 WIB
Korlantas Polri dan Jasa Marga Perkuat Sinergi Hadapi Nataru, Matangkan Implementasi Zero ODOL
Audiensi Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Wibowo bersama jajaran Pejabat Utama Korlantas Polri dengan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A Purwantono beserta jajaran direksi di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat sinergi dalam menghadapi arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta mempersiapkan implementasi kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) yang ditargetkan mulai berlaku pada awal tahun depan.

Dilansir dari laman Humas Polri, komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Wibowo bersama jajaran Pejabat Utama Korlantas Polri dengan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A Purwantono beserta jajaran direksi di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Senin.

Pertemuan membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan tata kelola lalu lintas, kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat Operasi Lilin dan Nataru, hingga percepatan integrasi teknologi operasional di ruas jalan tol.

Irjen Pol Wibowo menegaskan, kolaborasi antara Korlantas Polri dan Jasa Marga menjadi langkah penting untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama musim libur nasional. "Dua potensi libur besar ini tentunya akan memunculkan pergerakan masyarakat yang juga pasti akan meningkat, khususnya di jalur-jalur wisata," ujar Wibowo.

Selain itu, Kakorlantas meminta pembaruan terkait progres pembangunan dan kesiapan operasional sejumlah ruas tol baru di wilayah Jawa Tengah hingga Yogyakarta, termasuk akses menuju Jawa Timur.

Kehadiran ruas tol tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus memperlancar distribusi logistik menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Dalam kesempatan yang sama, pembahasan mengenai implementasi kebijakan Zero ODOL juga menjadi perhatian utama. Irjen Wibowo menilai penanganan kendaraan ODOL harus dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan dampak terhadap masyarakat dan dunia usaha.

"Korlantas kan selalu bekerja di hilir. Pekerjaan hulu sangat berdampak pada pekerjaan hilir. Kalau semuanya dilempar ke hilir, tanpa ada pertimbangan yang cukup matang malah nanti hasilnya akan kontraproduktif dengan yang diinginkan," katanya.

Mendukung kebijakan tersebut, PT Jasa Marga terus memperkuat sistem pengawasan kendaraan angkutan melalui pemanfaatan teknologi modern.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A Purwantono menjelaskan, perusahaan telah menambah fasilitas Weigh In Motion (WIM) dari dua menjadi delapan titik.

Sistem ini dipadukan dengan kamera pengawas dan teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) yang mampu mendeteksi berat serta dimensi kendaraan secara real-time.

Seluruh data tersebut akan terintegrasi dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) milik Korlantas Polri. Selain itu, Jasa Marga juga mengembangkan integrasi data melalui aplikasi Travoy yang telah dilengkapi teknologi Radio Frequency Identification (RFID).

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Korlantas Polri Bahas Agenda Strategis Lalu Lintas Bersama Kantor Staf Presiden
Korlantas Polri Pastikan Isu Denda Ban Gundul Rp250 Ribu sebagai Aturan Baru adalah Hoaks
Korlantas Polri Gelar Pelatihan Pengoperasionalan Mobil Dikmas Lantas 2026 di Cibubur
Korlantas Polri Gelar Sertifikasi Petugas Penerbit BPKB untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Korlantas Polri Gencarkan Sosialisasi ODOL di Tol Japek, Penertiban Berlaku Mulai 1 Januari 2027
Kakorlantas Polri Dorong Sinergi Regulasi dan Penegakan Hukum Wujudkan Zero ODOL di Kalsel
komentar
beritaTerbaru