"Kami tidak ingin mendahului hasil penyelidikan. Identitas dan pihak yang bertanggung jawab akan disampaikan setelah didukung hasil penyelidikan serta alat bukti yang memadai. Saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, serta mendalami motif dan modus pelaku," tegas Kombes Pol Yusuf Sutejo.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani SSos SIK MH menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus menegaskan komitmen
Polri untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Personel Operasi Damai Cartenz bersama jajaran kewilayahan terus bekerja maksimal untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa ini. Seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.
Ia menambahkan, selain fokus pada penyelidikan, aparat juga memprioritaskan evakuasi, penanganan korban, serta perlindungan terhadap masyarakat agar situasi keamanan tetap kondusif.
Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta tidak menyebarkan foto, video, maupun spekulasi terkait identitas pelaku yang dapat mengganggu jalannya proses penyelidikan. Masyarakat yang mengetahui informasi mengenai peristiwa tersebut diminta segera melaporkannya kepada aparat keamanan terdekat. (R)
beritaTerkait
komentar