Rabu, 03 Juni 2026

Polri dan Arab Saudi Perkuat Koordinasi Demi Perlindungan Jemaah Haji Indonesia

Rabu, 03 Juni 2026 10:00 WIB
Polri dan Arab Saudi Perkuat Koordinasi Demi Perlindungan Jemaah Haji Indonesia
Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo SH MHum MSi MM melakukan pertemuan dengan perwakilan PSS Arab Saudi di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Senin (1/6/2026).

Jeddah (buseronline.com) - Menjelang berakhirnya rangkaian penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M, Satgas Haji terus memperkuat perlindungan terhadap jemaah Indonesia melalui peningkatan koordinasi dan kerja sama dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi.

Dilansir dari laman Humas Polri, upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan antara Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo SH MHum MSi MM dengan perwakilan Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Senin.

Pertemuan membahas penguatan tata kelola haji serta peningkatan kerja sama dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji bagi warga negara Indonesia.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Biro Kerja Sama Internasional PSS Arab Saudi Brigjen Muhammad Al Qohtoni beserta jajaran, serta delegasi Polri yang terdiri dari Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri Brigjen Pol Dr Untung Widyatmoko SIK MH, Atase Polri pada KBRI Riyadh Kombes Pol Bambang Yudhantara Salamun SIK dan personel pendukung lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan jajaran PSS atas dukungan, pelayanan, serta pengamanan selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Menurutnya, dukungan tersebut membuat jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan khusyuk.

Ia juga menegaskan komitmen Polri untuk terus memperkuat koordinasi antara Satgas Haji, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, serta kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman dan tertib.

Indonesia dan Arab Saudi juga sepakat memperkuat komunikasi dan kerja sama, khususnya dalam bidang pengamanan, perlindungan warga negara, pertukaran pengalaman, serta peningkatan kualitas pelayanan jemaah haji.

Penguatan kerja sama diarahkan pada peningkatan koordinasi, pertukaran informasi, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung tata kelola dan pengamanan penyelenggaraan ibadah haji.

Selain membahas pelaksanaan haji tahun ini, kedua pihak turut berdiskusi mengenai praktik baik dalam pengelolaan keamanan dan pelayanan jemaah. Pengalaman Arab Saudi dalam mengelola jutaan jemaah dengan dukungan teknologi modern dinilai menjadi referensi penting bagi peningkatan kualitas pengelolaan kegiatan berskala besar di masa mendatang.

Kepala Biro Kerja Sama Internasional PSS Arab Saudi Brigjen Muhammad Al Qohtoni menyampaikan apresiasi atas hubungan yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Arab Saudi. Menurutnya, Indonesia merupakan mitra strategis yang memiliki kontribusi besar dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Pihak PSS juga menilai pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan dengan baik berkat optimalisasi personel, penguatan koordinasi, serta pemanfaatan teknologi dalam sistem pengamanan dan pelayanan jemaah.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir SIK MTCP mengatakan evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini menjadi modal penting bagi Indonesia dan Arab Saudi untuk terus meningkatkan kualitas perlindungan dan pelayanan kepada jemaah.

"Melalui evaluasi yang komprehensif dan penguatan koordinasi antara Indonesia dan Arab Saudi, diharapkan kualitas pelayanan, pengamanan, dan perlindungan jemaah Indonesia dapat terus ditingkatkan pada masa mendatang," ujarnya.

Berdasarkan data Subsatgas Gakkum Satgas Haji dan Umrah Tahun 2026 hingga 29 Mei 2026, tercatat sebanyak 29 laporan polisi dan 30 laporan informasi telah ditangani dengan jumlah 26 tersangka. Jumlah korban mencapai 550 orang dengan total kerugian masyarakat sebesar Rp21,7 miliar.

Penanganan tersebut merupakan hasil sinergi Dittipidter Bareskrim Polri bersama Polda jajaran di berbagai wilayah Indonesia. Selain penegakan hukum, Satgas Haji juga aktif melakukan langkah pencegahan melalui edukasi masyarakat, pengawasan keberangkatan jemaah, serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga guna mencegah praktik haji nonprosedural maupun penipuan berkedok perjalanan ibadah.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, memperkuat perlindungan warga negara, serta membangun kerja sama konstruktif dengan berbagai pihak demi terwujudnya pelayanan haji yang semakin baik bagi masyarakat Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kakorlantas Polri: Keselamatan Lalu Lintas Merupakan Investasi Terbesar Bangsa
Brimob Polri Tutup Pelatihan Terjun Payung, Cetak Personel Penerjun Profesional
Kalemdiklat Polri Sidak Sepolwan, Pastikan Kesiapan Diktuk Bintara Polwan Angkatan ke-59
Korbrimob Polri Juara Kasau Cup 2026 Usai Taklukkan TNI AU di Final
Korbrimob Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Lewat Pelatihan Terjun Payung
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Fokus Penegakan Hukum Digital lewat ETLE
komentar
beritaTerbaru