Selasa, 26 Mei 2026

BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG

Selasa, 26 Mei 2026 18:30 WIB
BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG
Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya didampingi lainnya saat di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/5/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat koordinasi dengan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri dan Bareskrim Polri untuk menangani dugaan praktik ilegal jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah.

Dilansir dari laman Humas Polri, langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya laporan masyarakat yang mengaku menjadi korban penipuan oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan pejabat BGN maupun mengklaim memiliki kedekatan dengan pejabat BGN untuk menawarkan jasa pengurusan titik SPPG dengan imbalan sejumlah uang.

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan Satgas MBG Polri, Kabareskrim Polri, hingga Direktorat Tindak Pidana Umum untuk mempercepat penanganan kasus-kasus yang dilaporkan masyarakat.

"Hari ini saya melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri dan juga berkomunikasi dengan Kabareskrim serta Direktur Tindak Pidana Umum berkaitan dengan banyaknya laporan di beberapa daerah," ujarnya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin.

Menurutnya, para pelapor mengaku menjadi korban penipuan oleh oknum yang mengatasnamakan pejabat BGN atau mengaku sebagai orang dekat pejabat BGN dengan menawarkan bantuan pengurusan titik SPPG disertai permintaan sejumlah uang.

Ia menyebut sejumlah laporan telah ditangani aparat kepolisian. Salah satu kasus bahkan telah ditindaklanjuti oleh Polda Jawa Barat dengan mengamankan pelaku. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan jajaran kepolisian di Tangerang dan Lombok Timur seiring bertambahnya laporan dugaan penipuan.

BGN menegaskan koordinasi dengan kepolisian dilakukan untuk memperkuat respons aparat di daerah dalam menerima laporan masyarakat, memproses perkara, serta mengungkap pihak-pihak yang diduga memanfaatkan Program MBG demi kepentingan pribadi.

"Program ini harus kita jaga bersama. Ini program mulia. Jangan sampai pelaksanaannya di lapangan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tegasnya.

Sementara itu, Kasatgas MBG Polri Irjen Pol Nurworo Danang menegaskan Polri mendukung penuh langkah penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga menyalahgunakan Program Makan Bergizi Gratis, termasuk praktik jual beli titik SPPG.

"Satgas MBG Polri mendukung penuh penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan program MBG untuk mengambil keuntungan dengan cara-cara yang menyimpang atau melanggar hukum," ujar Nurworo.

Ia mengungkapkan, sejumlah laporan dugaan penyimpangan telah ditangani di beberapa Polda. Karena itu, masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan indikasi pelanggaran agar dapat segera ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

"Kami mengharapkan kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan, khususnya terkait dugaan jual beli titik, agar segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum setempat, baik di Polres maupun Polda," katanya.

Polri menilai pengawalan terhadap Program MBG penting dilakukan karena selain mendukung pemenuhan gizi masyarakat, program tersebut juga memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan aktivitas usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Koordinasi antara BGN dan Polri diharapkan dapat mempercepat penanganan laporan, mencegah bertambahnya korban, serta memastikan praktik ilegal terkait titik SPPG ditindak tegas guna menjaga integritas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas pemerintah. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
Wakil Kepala BGN Tinjau Pelaksanaan Program MBG di SMAN 28 Jakarta
Polri Miliki 1.376 SPPG untuk Dukung Program MBG
Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Resmikan Gudang Pangan dan SPPG Polri di Tuban
Bareskrim Polri Tangkap Dua Tersangka dalam Pengembangan Jaringan Narkoba di Kutai Barat
Bareskrim Polri Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Tambang Emas Ilegal
komentar
beritaTerbaru