Selasa, 01 September 2026

Indonesia Ekspor Perdana 47.250 Ton Urea ke Australia, Perkuat Posisi di Pasar Global dan Dorong Reformasi Pupuk Nasional

Sabtu, 16 Mei 2026 15:50 WIB
Indonesia Ekspor Perdana 47.250 Ton Urea ke Australia, Perkuat Posisi di Pasar Global dan Dorong Reformasi Pupuk Nasional
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama lainnya saat pelepasan ekspor.
Di sisi lain, Menteri Pertanian Amran juga menegaskan bahwa capaian ekspor ini berjalan beriringan dengan reformasi besar di sektor pupuk dalam negeri.

Pemerintah disebut berhasil menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, sekaligus menambah volume pupuk subsidi sebesar 700 ribu ton untuk memperluas akses petani.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penataan ulang tata kelola pupuk nasional, termasuk penyederhanaan distribusi agar penyaluran lebih cepat dan tepat sasaran.

Pemerintah juga telah melakukan deregulasi terhadap 145 aturan lintas kementerian dan lembaga guna mempercepat sistem distribusi pupuk dari produsen hingga petani.

Selain itu, pemerintah melakukan reformasi mekanisme subsidi pupuk dengan menghapus berbagai komponen inefisiensi serta mendorong efisiensi industri melalui modernisasi pabrik. Proyek strategis ini ditujukan untuk menurunkan biaya produksi sekaligus memperkuat daya saing industri pupuk nasional.

Melalui kombinasi reformasi kebijakan, efisiensi industri, dan ekspansi pasar ekspor, pemerintah menargetkan penguatan swasembada pangan nasional serta peningkatan kesejahteraan petani.

"Pupuk bukan hanya soal produksi dan distribusi. Pupuk adalah instrumen strategis menuju kedaulatan pangan nasional," tegas Amran. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Komnas HAM dan PPM LVRI Dukung Mentan Amran Berantas Mafia Pangan
Mentan Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan karena Terlibat Judi Online
Harga Gabah Naik, Kesejahteraan Petani Kolaka Meningkat dan Produksi Padi Melonjak
Mentan Amran Pastikan Stok Beras Pengungsi Gempa NTT Aman hingga Satu Tahun
Mentan Amran Ancam Cabut Izin Importir Jika Terbukti Mainkan Harga Pakan
Mentan Amran Copot Koordinator KPPG Surabaya, Serapan Telur Peternak Tak Optimal
komentar
beritaTerbaru