Selasa, 22 September 2026

Swasembada Pangan Dipercepat, Mentan Amran Ungkap Strategi Kunci dan Capaian Nasional

Sabtu, 18 April 2026 09:40 WIB
Swasembada Pangan Dipercepat, Mentan Amran Ungkap Strategi Kunci dan Capaian Nasional
Andi Amran Sulaiman.
Reformasi kelembagaan juga dilakukan melalui evaluasi dan rotasi ratusan pejabat serta penertiban distribusi pupuk agar lebih tepat sasaran.

Di sisi hilir, pemerintah memperkuat peran Perum BULOG dalam menyerap gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram guna menjaga stabilitas harga dan meningkatkan cadangan beras nasional.

Hasilnya, produksi beras nasional pada 2025 meningkat sebesar 4,07 juta ton atau 13,29 persen. Cadangan beras pemerintah hingga April 2026 mencapai 4,8 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.

Selain itu, Nilai Tukar Petani (NTP) naik menjadi 125,35, tertinggi dalam 34 tahun terakhir, dan pertumbuhan sektor pertanian mencapai 5,74 persen, tertinggi dalam 25 tahun.

Amran menegaskan, capaian tersebut diraih tanpa impor beras medium, sehingga sepenuhnya ditopang oleh produksi dalam negeri. "Swasembada itu artinya impor maksimal 10 persen dari kebutuhan. Negara ini tidak impor beras medium. Berarti swasembada sempurna," tegasnya.

Pemerintah memastikan kondisi pangan nasional saat ini berada dalam posisi aman dan akan terus diperkuat sebagai fondasi ketahanan nasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman, SPHP Ditambah 1 Juta Ton
Kementan Siapkan Rp28,02 Triliun untuk Perkuat Pertanian 2027
Janji Mentan Amran kepada Buruh Tani Karawang Langsung Terwujud, Alsintan Tiba dalam Hitungan Jam
Mentan Amran Sidak Sawah Karawang, Dorong Petani Tanam Tiga Kali Setahun
Komnas HAM dan PPM LVRI Dukung Mentan Amran Berantas Mafia Pangan
Mentan Amran Copot Permanen 13 Pejabat Kementan karena Terlibat Judi Online
komentar
beritaTerbaru