Sabtu, 30 Mei 2026

Swasembada Pangan Tercapai Lebih Cepat, Kementan Pangkas Target dari 4 Tahun Jadi 1 Tahun

Senin, 13 April 2026 17:12 WIB
Swasembada Pangan Tercapai Lebih Cepat, Kementan Pangkas Target dari 4 Tahun Jadi 1 Tahun
Kementan berhasil mempercepat target swasembada pangan nasional dari semula empat tahun menjadi hanya satu tahun melalui berbagai langkah strategis dan terintegrasi.
Modernisasi pertanian menjadi bagian penting dari transformasi, melalui pemanfaatan teknologi seperti drone, precision agriculture, dan smart farming. Teknologi ini dinilai mampu menekan biaya produksi hingga 50 persen dan meningkatkan hasil panen secara signifikan.

Di sisi tata kelola, reformasi dilakukan melalui rotasi pejabat serta penertiban distribusi pupuk. Sementara di sektor hilir, Perum BULOG turun langsung membeli gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram guna menjaga stabilitas harga dan meningkatkan cadangan beras.

Hasil dari berbagai kebijakan tersebut terlihat dari meningkatnya produksi beras nasional sebesar 4,07 juta ton atau 13,29 persen pada 2025. Cadangan beras pemerintah hingga April 2026 mencapai 4,59 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.

Nilai Tukar Petani (NTP) juga meningkat menjadi 125,35, tertinggi dalam 34 tahun terakhir, sementara pertumbuhan sektor pertanian mencapai 5,74 persen.

Produksi beras nasional bahkan melampaui kebutuhan domestik yang berkisar 2,5–2,6 juta ton per bulan, menandakan surplus dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Prediksi peningkatan produksi ini juga sejalan dengan laporan United States Department of Agriculture (USDA) yang menyebutkan produksi beras Indonesia musim tanam 2024/2025 mencapai 34,6 juta ton, tertinggi di kawasan ASEAN.

Atas capaian tersebut, pemerintah mendeklarasikan swasembada pangan nasional pada 7 Januari 2026 di Karawang, Jawa Barat.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa percepatan swasembada pangan tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi, tetapi juga pada reformasi menyeluruh dalam kebijakan, distribusi, serta tata kelola sektor pertanian. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kementan Perkuat Pengawalan Program Pertanian di 38 Provinsi Lewat BRMP
Murid SMK Negeri 1 Sorong Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden atas Bantuan Pendidikan
Pemerintah Cabut 2.231 Izin Distributor Pupuk Bermasalah, Mafia Pangan Dibersihkan
FAO Waspadai Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Tunjukkan Ketahanan dan Surplus Produksi
Mentan: Penguatan Dolar Jadi Peluang, Pertanian Desa Perkuat Ekonomi Nasional
Panen Raya Jagung Polri Capai 3,9 Juta Ton, Dukung Swasembada Pangan Nasional
komentar
beritaTerbaru