Jumat, 10 April 2026

Perkuat Distribusi Pangan di Pasar Rakyat, Mentan Amran Respons Usulan Inkoppas

Senin, 16 Maret 2026 11:12 WIB
Perkuat Distribusi Pangan di Pasar Rakyat, Mentan Amran Respons Usulan Inkoppas
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berfoto bersama jajaran Induk Koperasi Pedagang Pasar usai pertemuan membahas penguatan distribusi pangan di kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (Dok/Kementerian Pertanian)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan respons cepat terhadap berbagai masukan dari pelaku distribusi pangan di pasar rakyat. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Induk Koperasi Pedagang Pasar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta, Jumat.

Dalam pertemuan tersebut, dilansir dari laman Kementerian Pertanian, Mentan Amran menegaskan pentingnya memperkuat jaringan distribusi pangan hingga ke tingkat pasar rakyat. Menurutnya, keterlibatan koperasi pedagang pasar sangat strategis karena memiliki jaringan luas serta berhubungan langsung dengan para pedagang dan konsumen.

Sekretaris Umum Inkoppas Andrian Lamemuhar menyampaikan usulan agar koperasi pedagang pasar kembali dilibatkan secara lebih langsung dalam mekanisme distribusi pangan dari badan usaha milik negara, khususnya melalui Perum Bulog.

Menurut Andrian, koperasi memiliki kemampuan untuk membantu pembiayaan para pedagang sehingga distribusi komoditas pangan dapat berjalan lebih cepat dan merata di pasar rakyat.

“Sekarang karena disuruh ke pengecer kembali, agak sulit para anggota kami, karena pengecer itu kan belum tentu mempunyai modal untuk membeli barang. Kalau dulu Inkoppas di tahun 1996 kita bisa mengambil langsung dari Bulog kemudian kita banjiri sehingga barang murah. Sekarang dengan langsung ke pengecer kadang-kadang pengecer kesulitan, akhirnya mereka lari ke koperasi,” ujar Andrian.

Ia menambahkan bahwa koperasi pedagang pasar sebelumnya pernah menjadi garda terdepan dalam menyalurkan berbagai komoditas pangan ke pasar rakyat, sehingga mampu menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Saat ini Inkoppas membawahi lebih dari 2.000 koperasi pedagang pasar yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan menjadi wadah bagi para pedagang dalam memperkuat akses distribusi pangan.

Menanggapi masukan tersebut, Mentan Amran langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi Direktur Utama Perum Bulog untuk melakukan penyesuaian mekanisme distribusi. Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari pihak Inkoppas.

“Pak Menteri luar biasa. Responsnya cepat sekali. Baru kali ini saya melihat Menteri secepat itu merespons masukan dari kami. Luar biasa, kami sangat terharu,” ungkap Andrian.

Ia menilai langkah cepat Mentan Amran menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di pasar rakyat melalui kolaborasi dengan pelaku distribusi di lapangan.

“Di bawah kepemimpinan Pak Menteri Amran, alhamdulillah tidak ada keluhan dari pedagang pasar. Saya berharap dengan kerja keras beliau kita bisa terus berkolaborasi dengan baik,” tambahnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan koperasi pedagang pasar ini, diharapkan distribusi pangan nasional dapat semakin kuat, sehingga pasokan pangan dapat menjangkau masyarakat secara lebih cepat, merata, dan efisien. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Momen HUT ke-80 TNI AU, Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur
PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Warga Iran
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, Perkuat Daya Saing dan Akses Pasar
Pertamina Borong PROPER 2026, Sabet 14 Emas dan 108 Hijau
Jabar Bangun PSEL di Sarimukti dan Kayumanis, Sampah Diolah Jadi Listrik
Bupati Taput Tegaskan Disiplin ASN dan Optimalisasi Aset Daerah
komentar
beritaTerbaru