Sabtu, 20 Juni 2026

12 Pengusaha India Jajaki Peluang Investasi di Jawa Tengah

Jumat, 20 Februari 2026 06:06 WIB
12 Pengusaha India Jajaki Peluang Investasi di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia Shri Sandeep Chakravorty bersama delegasi pengusaha India di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Kamis (19/2/2026). (Dok/Jatengprov)

Semarang (buseronline.com) - Sebanyak 12 pengusaha asal India menjajaki peluang investasi di Provinsi Jawa Tengah dalam kunjungan kerja yang dipimpin Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty. Rombongan diterima langsung Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di kompleks Kantor Gubernur di Semarang, Kamis.


Para investor berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari tekstil, teknologi, kesehatan hingga industri lainnya. Dalam pertemuan tersebut, Dubes India menyampaikan apresiasinya terhadap kondisi investasi di Jawa Tengah yang dinilai stabil.


“Saya ingin mengapresiasi iklim investasi yang positif di Jawa Tengah. Ada stabilitas politik, sosial, dan ekonomi, dan saya memuji upaya Bapak Gubernur dalam mewujudkannya,” ujar Sandeep Chakravorty.


Ia menambahkan, minat perusahaan India untuk berinvestasi di Jawa Tengah terus meningkat. Saat ini bahkan sudah terdapat dua pabrik yang sedang dibangun dan diproyeksikan menyerap sekitar 700 hingga 800 tenaga kerja lokal.


Selain itu, pihak Kedutaan Besar India mengundang Ahmad Luthfi melakukan kunjungan balasan ke India guna menarik investor lebih luas melalui agenda roadshow di sejumlah kota besar di negara tersebut.


Menurutnya, India dan Indonesia memiliki banyak kesamaan sebagai negara demokrasi besar dengan populasi besar serta keragaman budaya. Kesamaan itu membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih erat.


“Kami berharap dapat meningkatkan hubungan kami dengan Indonesia secara umum, dan dengan Jawa Tengah secara khusus,” tambahnya.


Dalam kesempatan itu, dilansir dari laman Jatengprov, Gubernur Ahmad Luthfi menyambut hangat kedatangan para pengusaha dan menyampaikan terima kasih atas ketertarikan mereka berinvestasi di wilayahnya.


Ia menjelaskan, India saat ini menjadi negara ke-17 yang menanamkan modal di Jawa Tengah dengan nilai investasi mendekati Rp672 M pada triwulan III.


Bahkan dalam waktu dekat sejumlah perusahaan India akan melakukan peletakan batu pertama proyek baru di kawasan Kendal dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dengan nilai investasi mendekati setengah triliun rupiah.


Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, menawarkan berbagai sektor potensial seperti ekonomi hijau, layanan kesehatan, serta industri padat karya khususnya garmen yang menjadi andalan daerah.


“Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini sudah mendekati 5,37 persen, berada di atas nasional,” jelasnya.


Menurut gubernur, capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi investasi asing, termasuk dari India. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meyakinkan calon investor bahwa Jawa Tengah merupakan provinsi yang ramah investasi.


Kunjungan delegasi pengusaha India tersebut diharapkan memperkuat hubungan ekonomi kedua negara sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di Jawa Tengah. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Jangkau 6,7 Juta Aparatur Negara
Kemenkeu Luncurkan PERDANA, Perkuat Tata Kelola Transfer ke Daerah Berbasis Data
Pemprov Jateng Dorong Keterlibatan Ayah Lewat Gerakan Ambil Rapor dan Antar Anak Sekolah
Bidkesjas Korbrimob Polri Hadirkan Kebahagiaan bagi Anak Disabilitas dalam Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
Menkeu Amankan Pendanaan AIIB US$17 Miliar untuk Dukung Pembangunan Nasional
Retribusi Pengunjung akan Dihapus, Bobby Nasution: Jangan Sampai Wisata Air Panas Karo Bernasib Seperti Siosar
komentar
beritaTerbaru