KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Jangkau 6,7 Juta Aparatur Negara
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meluncurkan Program ELearning ASN Berintegritas sebagai bagian dari up
Hukum & Peristiwa 4 menit lalu
Semarang (buseronline.com) - Sebanyak 12 pengusaha asal India menjajaki peluang investasi di Provinsi Jawa Tengah dalam kunjungan kerja yang dipimpin Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty. Rombongan diterima langsung Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di kompleks Kantor Gubernur di Semarang, Kamis.
Para investor berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari tekstil, teknologi, kesehatan hingga industri lainnya. Dalam pertemuan tersebut, Dubes India menyampaikan apresiasinya terhadap kondisi investasi di Jawa Tengah yang dinilai stabil.
“Saya ingin mengapresiasi iklim investasi yang positif di Jawa Tengah. Ada stabilitas politik, sosial, dan ekonomi, dan saya memuji upaya Bapak Gubernur dalam mewujudkannya,” ujar Sandeep Chakravorty.
Ia menambahkan, minat perusahaan India untuk berinvestasi di Jawa Tengah terus meningkat. Saat ini bahkan sudah terdapat dua pabrik yang sedang dibangun dan diproyeksikan menyerap sekitar 700 hingga 800 tenaga kerja lokal.
Selain itu, pihak Kedutaan Besar India mengundang Ahmad Luthfi melakukan kunjungan balasan ke India guna menarik investor lebih luas melalui agenda roadshow di sejumlah kota besar di negara tersebut.
Menurutnya, India dan Indonesia memiliki banyak kesamaan sebagai negara demokrasi besar dengan populasi besar serta keragaman budaya. Kesamaan itu membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih erat.
“Kami berharap dapat meningkatkan hubungan kami dengan Indonesia secara umum, dan dengan Jawa Tengah secara khusus,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, dilansir dari laman Jatengprov, Gubernur Ahmad Luthfi menyambut hangat kedatangan para pengusaha dan menyampaikan terima kasih atas ketertarikan mereka berinvestasi di wilayahnya.
Ia menjelaskan, India saat ini menjadi negara ke-17 yang menanamkan modal di Jawa Tengah dengan nilai investasi mendekati Rp672 M pada triwulan III.
Bahkan dalam waktu dekat sejumlah perusahaan India akan melakukan peletakan batu pertama proyek baru di kawasan Kendal dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dengan nilai investasi mendekati setengah triliun rupiah.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, menawarkan berbagai sektor potensial seperti ekonomi hijau, layanan kesehatan, serta industri padat karya khususnya garmen yang menjadi andalan daerah.
“Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah saat ini sudah mendekati 5,37 persen, berada di atas nasional,” jelasnya.
Menurut gubernur, capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi investasi asing, termasuk dari India. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meyakinkan calon investor bahwa Jawa Tengah merupakan provinsi yang ramah investasi.
Kunjungan delegasi pengusaha India tersebut diharapkan memperkuat hubungan ekonomi kedua negara sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di Jawa Tengah. (R)
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meluncurkan Program ELearning ASN Berintegritas sebagai bagian dari up
Hukum & Peristiwa 4 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi meluncurkan fitur Pemetaan Indikasi Kebutuhan Pendanaan Kegiatan Pembangun
Ekonomi 40 menit lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung pelaksanaan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (Gemar) dan Gerakan Ayah Men
Pendidikan satu jam lalu
Depok (buseronline.com) Senyum bahagia dan semangat luar biasa terpancar dari wajah anakanak penyandang disabilitas di Yayasan Pendidikan
Kesehatan 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah Indonesia berhasil mengamankan komitmen pendanaan sebesar US17 miliar dari Asian Infrastructure Inve
Ekonomi 3 jam lalu
Medan (buseronline.com) Gubernur Sumut Bobby Nasution mengusulkan penghapusan retribusi langsung kepada wisatawan di kawasan pemandian air
Hukum & Peristiwa 3 jam lalu
Inglewood (buseronline.com) Timnas Swiss meraih kemenangan telak 41 atas Bosnia dan Herzegovina pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026 d
Olahraga 4 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas aksi pemalangan y
Kesehatan 5 jam lalu
Sragen (buseronline.com) Alunan gamelan dan tembang Jawa menghidupkan suasana Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati di Sragen saat digela
Pendidikan 5 jam lalu
Medan (buseronline.com) Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum
Ekonomi 6 jam lalu