Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.
Rapat ini membahas progres program prioritas nasional, mencakup sektor pangan, energi, dan hilirisasi industri, sekaligus memastikan stabilitas dan keberlanjutan investasi di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, memaparkan perkembangan sejumlah proyek strategis, termasuk aktivitas pertambangan di wilayah Sumatra Utara.
“Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kepastian hukum dan perlindungan investasi agar proyek strategis dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian nasional,” ujar Menteri Bahlil.
Presiden Prabowo menekankan bahwa akselerasi hilirisasi industri merupakan salah satu fokus utama pemerintah untuk memperkuat industri nasional, menciptakan nilai tambah, serta mendorong kemandirian ekonomi.
Selain itu, Kepala Negara juga menegaskan bahwa stok energi nasional harus tetap aman dan terpenuhi untuk mendukung kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas energi di tengah dinamika global.
Rapat terbatas ini menunjukkan arah kebijakan pemerintah yang menitikberatkan pada kepastian hukum, akselerasi pembangunan, penguatan industri berbasis hilirisasi, dan keamanan pasokan energi, sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan arahan tersebut, pemerintah optimis dapat menarik lebih banyak investasi, memperkuat daya saing industri, dan menjamin ketersediaan energi yang andal bagi seluruh rakyat Indonesia. (DKI1)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar