Bogor (buseronline.com) - Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong percepatan penataan dan operasional Pasar Petani Garuda sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya petani buah dan tanaman hias di Kabupaten Bogor. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi percepatan penataan Pasar Petani Garuda, Sabtu.
Rapat tersebut melibatkan Forum Paguyuban Tanaman Buah dan Hias bersama sejumlah perangkat daerah terkait. Pertemuan itu bertujuan menyatukan langkah dalam penyediaan ruang jual beli yang terjangkau dan berkelanjutan bagi petani kecil.
Dilansir dari laman Diskominfo Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan Pasar Petani Garuda dapat segera dimanfaatkan sebagai pusat ekonomi lokal yang mampu menjawab kebutuhan petani sekaligus menghadirkan harga yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat sekitar.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, Pasar Petani Garuda disiapkan sebagai ruang strategis untuk memperkuat pemasaran komoditas unggulan daerah, khususnya buah-buahan dan tanaman hias hasil produksi petani lokal.
“Kami duduk bersama untuk mempercepat penataan serta operasional Pasar Petani Garuda supaya segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan, pasar tersebut dirancang sebagai wadah pemberdayaan petani dengan menyediakan fasilitas pemasaran tanpa membebani petani dengan biaya sewa lahan yang tinggi. Dengan demikian, petani kecil diharapkan memiliki akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Pasar Petani Garuda memberi kesempatan lebih luas bagi petani buah dan tanaman hias untuk tumbuh, mandiri, dan sejahtera,” imbuhnya.
Rudy juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang berpihak pada petani, sehingga produk unggulan Kabupaten Bogor dapat dipasarkan secara langsung kepada konsumen dengan harga yang lebih adil.
Sementara itu, salah satu petani benih tanaman buah, Ruslan, menyambut baik keberadaan Pasar Petani Garuda. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat membantu petani yang selama ini terbebani biaya sewa lahan usaha secara mandiri.
Ruslan menilai kebijakan yang diambil Bupati Bogor membuka peluang lebih besar bagi petani skala kecil untuk menjaga keberlanjutan usaha mereka.
Ia berharap pasar tersebut dapat meningkatkan pendapatan petani benih tanaman buah dan tanaman hias, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian lokal.
“Kami merasa sangat terbantu. Dengan adanya Pasar Petani Garuda, petani kecil bisa lebih fokus mengembangkan usaha tanpa terbebani biaya tinggi,” ungkapnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar