Jumat, 10 April 2026

Sarana Prasarana dan Alsintan Diperkuat, Pemkab Rembang Dorong Produktivitas Pertanian

Minggu, 18 Januari 2026 06:04 WIB
Sarana Prasarana dan Alsintan Diperkuat, Pemkab Rembang Dorong Produktivitas Pertanian
Bupati Rembang bersama jajaran Dinas Pertanian dan Pangan meninjau pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) di lahan persawahan sebagai bagian dari upaya modernisasi dan peningkatan produktivitas pertanian, Rembang, Rabu (14/1/2026). (Dok/Diskominf

Rembang (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Rembang terus memperkuat dukungan sarana prasarana serta alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mendorong peningkatan efisiensi, produktivitas, dan modernisasi sektor pertanian di tingkat petani sepanjang tahun 2025.


Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, mengatakan penguatan sarana prasarana pertanian, termasuk pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur pendukung usaha tani, menjadi salah satu fokus prioritas pemerintah daerah.


“Sepanjang 2025, pembangunan embung terealisasi sebanyak dua paket, sementara pembangunan irigasi perpompaan mencapai sembilan paket. Seluruhnya didukung melalui anggaran APBD dan APBN,” ujar Agus saat dihubungi, Rabu.


Selain itu, pembangunan jaringan irigasi air tanah dangkal terealisasi sebanyak empat paket, sedangkan jaringan irigasi usaha tani mencapai delapan paket. Penguatan infrastruktur pertanian juga terlihat dari pembangunan jalan usaha tani yang mengalami peningkatan signifikan, dari 39 paket pada 2024 menjadi 85 paket pada 2025.


“Semua stakeholder sangat mendukung, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten,” jelasnya.


Di samping infrastruktur, dilansir dari laman Diskominfo Jateng, Pemkab Rembang juga meningkatkan dukungan alat dan mesin pertanian guna mempercepat proses budidaya hingga panen. Pada 2025, pengadaan handsprayer mencapai 461 unit, meningkat dibandingkan 359 unit pada tahun sebelumnya. Pengadaan traktor roda dua juga meningkat dari 101 unit pada 2024 menjadi 131 unit pada 2025.


Pengadaan alsintan lainnya meliputi 83 unit cultivator, 17 unit combine harvester, serta berbagai alsintan modern seperti rice transplanter, power thresher, traktor roda empat, dan traktor crawler yang mulai direalisasikan sepanjang 2025. Selain itu, dukungan pompa air tetap disalurkan untuk memperkuat kebutuhan pengairan lahan pertanian.


“Alsintan yang bersumber dari APBD kabupaten jumlahnya cukup banyak, ditambah dukungan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” tambah Agus.


Ia menegaskan, penguatan sarana prasarana dan alsintan merupakan bagian penting dari strategi modernisasi pertanian daerah. Melalui langkah tersebut, diharapkan biaya produksi dapat ditekan, efisiensi tenaga kerja meningkat, proses budidaya dan panen semakin cepat, serta keberlanjutan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi masyarakat Rembang dapat terus terjaga. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pelaksanaan TKA SMP di Banten Lancar, Wamendikdasmen Apresiasi Sekolah
1,8 Juta Lebih Siswa Ikuti Hari Pertama TKA SMP, Pelaksanaan Berjalan Lancar
TKA SMP/MTs Digelar, Siswa SMPLB Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
komentar
beritaTerbaru