Senin, 06 April 2026

Kontribusi Polri untuk Swasembada Pangan, Kapolri Sebut Produksi Jagung 3,5 Juta Ton di 2025

Dirgahayu Ginting - Sabtu, 10 Januari 2026 06:10 WIB
Kontribusi Polri untuk Swasembada Pangan, Kapolri Sebut Produksi Jagung 3,5 Juta Ton di 2025
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo didampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan jajaran terkait memberikan keterangan pers usai panen raya jagung serentak kuartal IV 2025 di Kampung Tembong Gunu

Jakarta (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Sepanjang tahun 2025, Polri tercatat berkontribusi signifikan melalui produksi jagung yang mencapai sekitar 3,5 juta ton.


Hal tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memimpin kegiatan panen jagung serentak kuartal IV di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis. Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.


Kapolri menjelaskan, panen serentak kuartal IV 2025 sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025. Namun, karena sejumlah penyesuaian teknis, pelaksanaannya baru dapat dilakukan pada awal Januari 2026.


“Kurang lebih selama satu tahun, sesuai dengan target Bapak Presiden, kami memaksimalkan upaya agar swasembada pangan dapat terlaksana. Khusus untuk Polri, kami mendorong terlaksananya swasembada jagung,” ujar Kapolri, dilansir dari laman Humas Polri.


Ia menuturkan, panen raya tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polri yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Sepanjang 2025, Polri telah melakukan penanaman jagung di lahan seluas 661.717 hektare. Sementara untuk tahun 2026, Polri menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 522.079 hektare.


Kapolri menyebutkan, dari rangkaian program ketahanan pangan tersebut, estimasi hasil panen jagung Polri selama 2025 berada pada kisaran 3.519.226 hingga 3.578.782 ton. Capaian ini diperoleh melalui beberapa kali pelaksanaan panen raya di berbagai wilayah sebagai bentuk dukungan konkret terhadap swasembada pangan nasional.


“Harapan kami, ini bisa mendorong tercapainya swasembada pangan, khususnya jagung, yang menjadi atensi Bapak Presiden. Dan kami akan tuntaskan di tahun 2026 ini agar seluruh lahan kami bisa tertanam,” tegas Kapolri.


Lebih lanjut, Kapolri berharap program ketahanan pangan yang dijalankan Polri tidak hanya berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan nasional, tetapi juga mampu memperkuat cadangan pangan pemerintah.


“Selain memenuhi swasembada, harapan kita cadangan pangan juga tercukupi. Kebutuhan pasar, baik untuk swasta nasional, kelompok gabungan pakan ternak, hingga cadangan Bulog bisa terpenuhi, dan sisanya dapat diekspor,” imbuhnya.


Kapolri juga menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung dan berkontribusi secara maksimal terhadap program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan dan swasembada pangan.


“Mudah-mudahan apa yang menjadi atensi dan perhatian Bapak Presiden terkait swasembada pangan, kami bisa ikut berkontribusi semaksimal mungkin,” katanya.


Dalam kegiatan panen jagung serentak kuartal IV 2025 ini, Polri memanen jagung di lahan seluas 47.830,93 hektare dengan estimasi hasil panen antara 683.966 hingga 743.522 ton. Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 3.616 petani dari 527 kelompok tani binaan Polri yang tersebar di berbagai daerah.


Melalui program ketahanan pangan ini, Polri berharap dapat terus bersinergi dengan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional demi terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru