Selasa, 07 April 2026

Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Kerja Sama Investasi saat Bertemu Kerabat Sultan Brunei Darussalam

Dirgahayu Ginting - Rabu, 31 Desember 2025 06:10 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Kerja Sama Investasi saat Bertemu Kerabat Sultan Brunei Darussalam
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan paparan hasil survei internasional terkait pengakuan dunia terhadap kondisi keamanan Indonesia dalam rilis akhir tahun Polri di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025).

Jakarta (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengadakan pertemuan dengan kerabat Kasultanan Brunei Darussalam, Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah dan Tengku Amalin Aishah Putri binti Sultan Ismail Petra, di Jakarta, Senin malam.


Pertemuan tersebut dilakukan untuk menjajaki peluang kerja sama sekaligus menawarkan potensi investasi di berbagai sektor strategis di Jawa Tengah.


Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi memaparkan sejumlah peluang investasi, di antaranya pengembangan energi hijau (green energy), pengembangan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang, serta pengembangan Pasar Agro Digital Modern Soropadan.


Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, yang turut mendampingi Gubernur Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan mempererat hubungan antara Brunei Darussalam dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi.


“Pertemuan itu untuk mengakrabkan hubungan antara Brunei Darussalam dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kami kemudian menyampaikan beberapa peluang investasi,” ujar Sujarwanto usai pertemuan.


Pada sektor energi hijau, Sujarwanto menyampaikan bahwa pembahasan difokuskan pada tindak lanjut kerja sama yang telah dijajaki sebelumnya di Malaysia.


Saat itu, telah ditandatangani nota kesepahaman antara PT JPEN (Jateng Petro Energi) dengan mitra terkait, mengenai rencana pengembangan teknologi Solar Photovoltaic (PV) pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di Jawa Tengah.


Selain itu, pengembangan Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Semarang juga menjadi salah satu topik utama. Sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi, pengembangan kawasan industri tersebut diarahkan untuk mengedepankan konsep green energy dan green industry.


“Gubernur menghendaki semua kawasan industri itu harus menggunakan konsep industri hijau,” kata Sujarwanto.


Sementara di sektor pertanian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menawarkan pengembangan Pasar Agro Digital Modern Soropadan serta gagasan menjadikan Jawa Tengah sebagai pusat benih nasional.


Program tersebut sejalan dengan arah pembangunan Jawa Tengah tahun 2026, yakni meneguhkan posisi provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional.


Sujarwanto menambahkan, Pangiran Muda Abdul Qawi ibni Mohamed Bolkiah dan Tengku Amalin Aishah Putri binti Sultan Ismail Petra telah mendengarkan secara langsung seluruh paparan potensi investasi dari Pemerintah Provinsi dan BUMD Jawa Tengah. Keduanya juga dinilai telah memahami potensi yang dimiliki Jawa Tengah.


“Mereka sangat ingin melihat langsung potensi tersebut di lapangan. Karena itu, mereka merencanakan field trip atau kunjungan lapangan terkait potensi investasi dan pariwisata di Jawa Tengah. Diharapkan mereka bisa segera berkunjung untuk melihat langsung peluang-peluang tersebut,” jelasnya.


Penawaran kerja sama dan potensi investasi ini, lanjut Sujarwanto, merupakan bagian dari strategi Gubernur Ahmad Luthfi dalam membangun perekonomian Jawa Tengah.


Sejak awal menjabat, Luthfi menegaskan bahwa kepala daerah memiliki peran sebagai marketing manager yang bertugas menawarkan seluruh potensi daerah guna menarik investasi.


“Di mana pun saya berada, saya selalu menawarkan apa saja yang menjadi potensi Jawa Tengah kepada calon investor, agar mereka mau berinvestasi di daerah kita,” ujar Ahmad Luthfi dalam berbagai kesempatan.


Melalui langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap dapat mendorong masuknya investasi berkualitas yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (R)

Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru