Senin, 06 April 2026

Empat Destinasi Cisurupan Diintegrasikan Pemkot Bandung melalui Koperasi Merah Putih

Dirgahayu Ginting - Minggu, 23 November 2025 09:25 WIB
Empat Destinasi Cisurupan Diintegrasikan Pemkot Bandung melalui Koperasi Merah Putih
Seorang warga menyampaikan aspirasi saat sesi dialog pada kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-37 di Kelurahan Cisurupan, Bandung, Kamis (20/11/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong pengelolaan terpadu empat lokasi wisata dan ruang terbuka di Kelurahan Cisurupan agar memberikan manfaat ekonomi dan sosial lebih kuat bagi warga.

Arahan tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dalam Siskamling Siaga Bencana ke-37 di Kelurahan Cisurupan, Kamis.

Empat kawasan wisata yang dimaksud meliputi Wetland Cisurupan, Bukit Mbah Celeng, Bukit Mbah Garut, dan Lembah Tangga 100.

Farhan menekankan agar seluruh lokasi wisata tersebut dirangkum dalam satu skema pengelolaan terintegrasi melalui Koperasi Merah Putih.

“Kawasan yang saya maksud ini: Wetland Cisurupan, Bukit Mbah Celeng, Bukit Mbah Garut, dan Lembah Tangga 100, semuanya disatukan jadi bagian dari Koperasi Merah Putih,” ujarnya.

Menurut Farhan, penguatan pengelolaan berbasis masyarakat menjadi kunci agar kawasan wisata tetap dikelola warga lokal dan tidak jatuh ke pihak luar. Ia meminta Lurah Cisurupan memimpin koordinasi dengan Forum RW dan unsur pengelola lokal untuk menyiapkan konsep pengelolaan menyeluruh.

“Nanti konsepnya dipresentasikan hari Senin, kita lihat mana yang bisa kita jembatani dengan UPTD DSDABM supaya perawatannya jelas,” kata Farhan.

Selain integrasi wisata, Farhan juga menanggapi aspirasi warga yang mengusulkan pemanfaatan Bukit Mbah Garut sebagai Sekolah Rakyat. Ia mengingatkan agar integrasi pengelolaan dilakukan sejak awal agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

Dalam kesempatan yang sama, pembahasan juga mencakup penguatan siskamling siaga bencana menghadapi cuaca ekstrem, kesiapan jalur evakuasi, pembagian peran linmas dan RW, serta pendataan titik rawan.

Farhan menekankan peningkatan fungsi pos ronda, komunikasi warga, dan mekanisme pelaporan cepat sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan dan respons bencana di lingkungan.

Dengan integrasi empat lokasi wisata melalui Koperasi Merah Putih, Pemkot Bandung berharap pengelolaan aset wisata dan ruang terbuka Kelurahan Cisurupan semakin efektif, memberikan manfaat ekonomi bagi warga, serta memperkuat ketahanan sosial dan budaya setempat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru