Semarang (buseronline.com) -, Sebanyak 1.257 petak lahan di Jawa Tengah siap dibangun gudang untuk menunjang operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di provinsi ini.
“Saat ini progresnya berjalan terus, ada 1.257 lahan yang sudah siap dibangun (gudang),” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (UKM) Provinsi Jateng, Eddy Sulistiyo Bramiyanto, seusai menghadiri Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah 2025 di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat.
Hingga Oktober 2025, di Jawa Tengah tercatat sudah ada 8.523 unit Koperasi Merah Putih yang telah berbadan hukum. Dari jumlah itu, 3.891 unit sudah beroperasi, dengan total anggota mencapai 136.112 orang.
Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, mengatakan secara nasional lahan yang siap dibangun untuk Koperasi Merah Putih mencapai 32 ribu titik, dan sekitar 16 ribu lahan mulai dilakukan pembangunan fisik.
“Datanya terus di-update setiap hari. Mudah-mudahan tahun depan bisa selesai,” ujarnya.
Ferry menambahkan, pergudangan koperasi ini diproyeksikan mampu bersinergi dengan koperasi yang sudah ada, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), warung, hingga pasar tradisional.
“Kita akan bangun sinergi bersama. Bangun ekonomi rakyat secara bersama-sama,” ucapnya.
Ia juga menekankan sejarah panjang koperasi di Jawa Tengah. “Jawa Tengah memiliki sejarah tersendiri bagi gerakan koperasi. Untuk kali pertama koperasi dibangun di Banyumas, dan banyak koperasi berkembang di Jateng. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga diluncurkan di Kabupaten Klaten. Jadi saya harapkan Provinsi Jawa Tengah menjadi provinsinya koperasi modern Indonesia,” terang Ferry.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menambahkan, Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jateng diharapkan mampu menguatkan koperasi yang ada, baik KUD maupun KDMP.
“Dewan Koperasi Wilayah Jawa Tengah ini agar bisa mengatur dan membimbing, khususnya KUD-KUD dan KDMP, agar bisa bersinergi dan bertumbuh dengan baik,” ujarnya.
Dengan pembangunan gudang dan penguatan koperasi, diharapkan KDMP di Jawa Tengah semakin produktif, mampu mendukung perekonomian masyarakat, serta menjadi model koperasi modern di tingkat nasional. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar