Senin, 06 April 2026

Lewat Global Sourcing Expo Melbourne, Produk Kota Bandung Semakin Dilirik Pasar Global

Dirgahayu Ginting - Kamis, 20 November 2025 11:27 WIB
Lewat Global Sourcing Expo Melbourne, Produk Kota Bandung Semakin Dilirik Pasar Global
Suasana pembukaan Paviliun Indonesia pada Global Sourcing Expo (GSE) Melbourne 2025 di Melbourne Convention & Exhibition Centre, Selasa (18/11/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Produk-produk unggulan Kota Bandung kembali menunjukkan kiprahnya di pasar internasional melalui keikutsertaan dalam Global Sourcing Expo (GSE) Melbourne 2025 yang digelar di Melbourne Convention & Exhibition Centre, Selasa–Kamis (18–20/11/2025).

Pameran berskala internasional ini menjadi momentum strategis bagi pelaku usaha Kota Bandung untuk memperluas jejaring dan menembus pasar ekspor global.

Tahun ini, Paviliun Indonesia menghadirkan 25 pelaku usaha, dengan sembilan peserta berasal dari Kota Bandung. Mereka adalah Nicole s Natural, MYCL, Meeta Fauzan, D Russa, Netaly, Neumen, Felistianova, Olla On Ethnic, dan Batik Cahyati.

Produk yang ditampilkan meliputi sektor tekstil, garmen, aksesori, kerajinan, hingga homeware—yang selama ini menjadi kekuatan utama industri kreatif Kota Bandung.

Paviliun Indonesia resmi dibuka oleh Konsul Jenderal RI di Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa GSE merupakan salah satu pameran terbesar di kawasan Asia Pasifik yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara.

“GSE merupakan pameran besar yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara. Kehadiran kita adalah bukti keunggulan produk Indonesia yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga kreatif dan inovatif,” ujar Yohannes.

Ia menekankan bahwa peluang bisnis terbesar justru muncul dari tindak lanjut paska pameran. Untuk itu, pemerintah Indonesia, baik pusat maupun perwakilan di Australia, berkomitmen memfasilitasi kerja sama lanjutan agar pelaku usaha dapat menjalin kontrak bisnis jangka panjang dengan para buyer.

“Follow-up setelah pameran jauh lebih penting untuk memastikan adanya kontrak bisnis,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menegaskan bahwa partisipasi pelaku usaha Bandung di GSE Melbourne merupakan langkah strategis dalam membuka peluang pasar global.

“Global Sourcing Expo ini adalah pameran besar di kawasan Asia Pasifik. Tahun sebelumnya, beberapa pelaku usaha Bandung seperti Nicole dan MYCL sudah berhasil memperoleh buyer hingga memulai ekspor. Tahun ini mereka ikut lagi, menandakan pasar Australia sangat potensial,” jelas Ronny.

Ia menjelaskan bahwa pasar Australia memiliki karakteristik daya beli tinggi dengan minat besar terhadap produk kreatif dan berkualitas, sehingga sesuai dengan keunggulan industri kecil dan menengah (IKM) Kota Bandung.

Menurut Ronny, tujuan utama keikutsertaan dalam pameran internasional seperti GSE bukan hanya menjual produk dalam waktu singkat, melainkan membangun hubungan bisnis jangka panjang, baik B2B maupun G2G.

GSE Melbourne 2025 dihadiri ribuan buyer, distributor, wholesaler, dan importir dari Australia, Eropa, serta kawasan Asia Pasifik. Dengan tingginya minat pasar internasional terhadap produk kreatif Indonesia, pelaku IKM Bandung memiliki kesempatan besar untuk memperluas pasar ekspor, meningkatkan kualitas produk sesuai tren global, serta memperkuat branding di kancah internasional.

“Pelaku usaha Bandung sangat kreatif dan inovatif. Dari pengamatan kami hari ini, beberapa produk sudah menarik perhatian buyer,” ungkap Ronny.

Ia menegaskan bahwa partisipasi berkelanjutan dalam pameran internasional merupakan bagian dari strategi Pemkot Bandung untuk mendorong IKM naik kelas dan memperkuat perekonomian lokal. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru