Senin, 06 April 2026

KDM: Penataan DAS, Jalan, dan Gerbang Tol Masuk Program Prioritas Jabar

Dirgahayu Ginting - Selasa, 18 November 2025 11:16 WIB
KDM: Penataan DAS, Jalan, dan Gerbang Tol Masuk Program Prioritas Jabar
Gubernur Jawa Barat bersama para pejabat terkait menandatangani dokumen penataan kawasan dalam Rapat Koordinasi Penataan DAS, Marka Jalan Nasional, dan Gerbang Tol di Karawang, Kamis (13/11/2025). (Dok/Humas Jabar)
Karawang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk mempercepat penataan kawasan di seluruh wilayah Jawa Barat, mulai dari normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS), pembenahan jalan nasional hingga perbaikan gerbang tol. Seluruh langkah tersebut, menurutnya, harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar rapat koordinasi.

Pernyataan itu disampaikan KDM—sapaan akrab Dedi Mulyadi—dalam Rapat Koordinasi Penataan Kawasan DAS serta Penataan Areal Marka Jalan Nasional dan Gerbang Tol di Wilayah Jawa Barat, yang digelar di Kantor Bupati Karawang, Kamis sore.

“Ini momentum yang sangat baik dan strategis. Kebijakan pemerintah dalam menormalisasi sungai serta membenahi jaringan jalan—baik tol, nasional, provinsi, maupun kabupaten—mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat,” ujar KDM.

Salah satu proyek prioritas yang segera direalisasikan adalah penataan DAS Karangligar di Kabupaten Karawang. KDM menyebut progres persiapan sudah berjalan baik.

“Hari ini akses jalan dari Resinda sudah bisa dilalui. Mesin akan segera dipasang, pembebasan tanah oleh Pemda Kabupaten sudah selesai. Jadi tinggal mulai,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa penyelesaian persoalan banjir tidak boleh berhenti pada meja rapat.

“Banjir bukan diselesaikan dengan rapat, tapi dengan pekerjaan,” tegasnya.

Penataan DAS Karangligar diproyeksikan untuk menekan banjir tahunan di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, salah satu wilayah yang kerap dilanda genangan saat musim hujan.

“Tidak ada problem. Pekerjaan sudah bisa dimulai. Kalau lamanya pekerjaan, itu tanyanya ke kontraktor karena proyek ini juga pekerjaan PU Pusat,” ujar KDM.

Lebih jauh, KDM menegaskan bahwa dukungan Pemprov Jawa Barat kepada kabupaten/kota bukan hanya berupa alokasi anggaran, melainkan melalui pekerjaan langsung di lapangan.

Contohnya, pembangunan Gerbang Karawang Barat yang sebelumnya direncanakan oleh Pemkab Karawang kini akan ditangani oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Begitu pula pembangunan jembatan penghubung Purwakarta–Subang, yang akan menjadi bagian dari intervensi langsung Pemdaprov Jabar.

Terkait penataan gerbang tol, KDM menilai bahwa desain setiap pintu tol harus mencerminkan karakter budaya Jawa Barat, mengingat gerbang tol merupakan gerbang masuk bagi masyarakat dari berbagai daerah.

“Gerbang tol adalah pintu masuk ke wilayah Jawa Barat. Desainnya harus mencerminkan budaya dan identitas daerah. Pengguna tol juga berhak mendapat layanan yang baik,” tuturnya.

KDM menargetkan bahwa mulai tahun 2027, seluruh gerbang tol di wilayah Jawa Barat akan menggunakan desain arsitektur khas Jawa Barat.

“Jadi nanti, mulai 2027, seluruh gerbang tol di Jawa Barat akan menggunakan desain arsitektur khas Jawa Barat,” jelasnya.

Melalui penataan DAS, jalan, dan gerbang tol, pemerintah daerah berharap daya dukung lingkungan semakin kuat serta wajah Jawa Barat semakin tertata dan memiliki ciri khas budaya yang konsisten.

Dengan intervensi nyata di lapangan, KDM optimistis penataan kawasan di Jawa Barat akan berjalan lebih cepat dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru