Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar jamuan santap malam kenegaraan untuk Presiden Republik Afrika Selatan, Matamela Cyril Ramaphosa, di Halaman Tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Kepala Negara RI menyambut langsung Presiden Ramaphosa sebelum bersama-sama menuju area jamuan. Prosesi ini diiringi alunan musik dan tata cahaya yang menampilkan keindahan budaya Indonesia sebagai simbol persahabatan dan kehormatan bagi negara sahabat.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan kegembiraannya atas kehadiran Presiden Ramaphosa beserta delegasi.
“Semoga persahabatan ini terus hidup dan semoga kedua negara makmur, serta untuk kesehatan Presiden Afrika Selatan. Saya juga ingin berterima kasih karena Anda telah menghormati kami dengan mengenakan batik kami, terima kasih,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden menegaskan bahwa jamuan malam ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol persahabatan dan tekad memperkuat hubungan antara Indonesia dan Afrika Selatan.
Presiden Ramaphosa mengapresiasi sambutan hangat dan kehormatan yang diberikan selama kunjungannya di Indonesia.
“Terima kasih banyak atas batiknya, itu membuat saya terlihat sangat tampan. Kami benar-benar ingin berterima kasih atas undangan ini dan kesempatan untuk berkunjung ke Indonesia,” ucap Presiden Ramaphosa.
Ia menekankan pentingnya mempererat kemitraan strategis antara kedua negara, terutama di bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama Selatan-Selatan.
Jamuan santap malam berlangsung hangat, dengan irama musik dan tarian tradisional Indonesia yang menambah nuansa khas Nusantara.
Kedua pemimpin terlihat berbincang akrab sambil menikmati hidangan khas Indonesia yang disajikan secara istimewa untuk tamu kehormatan.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah duta besar negara sahabat, para menteri Kabinet Merah Putih, pengusaha Indonesia dan Afrika Selatan, serta anggota delegasi dari Afrika Selatan. Para tamu dimanjakan dengan pertunjukan budaya yang menampilkan kekayaan seni dari berbagai daerah di Indonesia.
Melalui jamuan malam ini, kedua pemimpin menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi konkret yang saling menguntungkan.
Momen ini juga menjadi simbol semangat baru dalam hubungan diplomatik Indonesia–Afrika Selatan yang telah terjalin lebih dari tiga dekade.
“Jamuan ini bukan hanya mempererat hubungan diplomatik, tetapi juga menunjukkan keindahan budaya Indonesia yang menjadi kebanggaan bangsa,” ujar salah satu pejabat Kemlu yang hadir. (P3)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar