Minggu, 12 April 2026

Jabar Raih Posisi Terbaik Nasional dalam Realisasi Investasi Kuartal III, Tembus Rp77,1 T

Senin, 20 Oktober 2025 12:30 WIB
Jabar Raih Posisi Terbaik Nasional dalam Realisasi Investasi Kuartal III, Tembus Rp77,1 T
Kepala DPMPTSP Jawa Barat Dedi Taufik memaparkan capaian realisasi investasi Jawa Barat Triwulan III 2025 di Bandung, Jumat (18/10/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan posisinya sebagai daerah dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pada triwulan III tahun 2025 nilai investasi di Jawa Barat mencapai Rp77,1 T, atau sekitar 15,7 persen dari total nasional.

Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Total nilai investasi pada triwulan III 2025 mencapai Rp77,13 T, naik 36,34 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp56,57 T.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatakan capaian tersebut menegaskan daya tarik Jawa Barat sebagai tujuan investasi yang masih sangat kuat, baik bagi penanam modal dalam negeri (PMDN) maupun asing (PMA).

“Kepercayaan investor kepada Jawa Barat masih tinggi. Iklim usaha yang kondusif, dukungan infrastruktur, dan percepatan layanan perizinan terus menjadi faktor utama yang menjaga momentum positif ini,” ujar Dedi Taufik di Bandung, Jumat.

Dari total nilai investasi triwulan III 2025, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang sekitar Rp41,8 T, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar USD 2,2 M atau setara Rp35,3 T.

PMDN menunjukkan pertumbuhan yang jauh lebih tinggi dibandingkan PMA, dengan kenaikan 74,33 persen, dari Rp23,97 T pada triwulan III 2024 menjadi Rp41,78 T pada periode yang sama tahun ini. Sementara itu, PMA meningkat 8,42 persen, dari Rp32,60 T menjadi Rp35,35 T.

Kontribusi Jawa Barat untuk investasi asing nasional mencapai 16,7 persen, menempatkan provinsi ini di posisi teratas dibandingkan provinsi lainnya.

Investasi asing di Jawa Barat terutama berasal dari Jepang, Singapura, dan Hong Kong, dengan fokus pada sektor industri pengolahan, informasi dan komunikasi, perdagangan, serta real estat.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan bahwa total realisasi investasi nasional pada kuartal III 2025 mencapai Rp491,4 T.

“Jawa Barat menjadi lokasi dengan realisasi investasi tertinggi pada kuartal III 2025,” ujar Rosan di Jakarta.

Provinsi DKI Jakarta menempati posisi kedua, disusul Sulawesi Tengah, Banten, dan Jawa Timur di urutan lima besar.

Rosan menambahkan, jika dibandingkan per kuartal, capaian investasi pada kuartal III 2025 lebih tinggi dibandingkan kuartal I dan II yang masing-masing mencatat Rp465,2 T dan Rp477,7 T.

Secara kumulatif, total realisasi investasi nasional sepanjang Januari hingga September 2025 mencapai Rp1.434,3 T.

Dengan capaian tersebut, Jawa Barat kembali menegaskan perannya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus bukti kuatnya kepercayaan investor terhadap stabilitas dan prospek ekonomi daerah tersebut. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru