Bandung (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menyerahkan sertifikat kepada 4.500 lulusan SMA dan SMK di Jawa Barat yang telah mengikuti program pelatihan kerja dan siap direkrut oleh perusahaan otomotif Build Your Dreams (BYD). Acara penyerahan digelar di Sabuga Bandung, Kamis.
“Sebanyak 4.500 lulusan SMA, SMK di Jawa Barat sudah mengikuti pelatihan untuk bekerja di perusahaan otomotif BYD di Subang, tepatnya di kawasan Surya Cipta,” kata KDM dalam sambutannya.
Para peserta lebih dulu mengikuti pelatihan yang difasilitasi Dinas Pendidikan Jawa Barat bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar. Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jabar untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil, sesuai kebutuhan dunia industri.
Menurut KDM, keberadaan pabrik BYD di Subang yang membutuhkan belasan ribu pekerja terampil, menjadi peluang besar bagi lulusan SMA/SMK di Jabar. Karena itu, Pemprov terus mendorong lahirnya tenaga kerja kompetitif agar mampu terserap maksimal di industri tersebut.
“Setelah 4.500 orang ini mendapatkan sertifikat, Pemda Provinsi Jabar akan menyiapkan tambahan sekitar 5.000 hingga 6.000 tenaga kerja terampil lainnya untuk menyambut investasi BYD,” ujarnya.
Tak hanya mengasah keterampilan teknis, Pemprov Jabar juga berkomitmen memperkuat kesiapan mental para calon pekerja. KDM menyebut, salah satu langkah yang disiapkan adalah pelatihan berbasis kedisiplinan melalui pola pendidikan semi-militer.
“Kami akan berikan pelatihan dengan membawa ke barak militer untuk menambah kesiapan mentalnya. Jadi, tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga mental yang kuat dalam menghadapi dunia kerja,” tegasnya.
Penyerahan sertifikat ini sekaligus menjadi bukti keseriusan Pemprov Jabar dalam mendukung investasi strategis yang masuk ke wilayahnya. Kehadiran BYD sebagai produsen kendaraan listrik asal Tiongkok di Subang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja baru, sekaligus mempercepat transformasi industri hijau di Indonesia.
“Ini bukti nyata, bahwa investasi yang masuk ke Jawa Barat harus berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan,” pungkas KDM. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar