Selasa, 07 April 2026

Pemprov Jateng Genjot Perbaikan Jalan, Infrastruktur Jadi Prioritas

Dirgahayu Ginting - Kamis, 02 Oktober 2025 12:23 WIB
Pemprov Jateng Genjot Perbaikan Jalan, Infrastruktur Jadi Prioritas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau preservasi ruas Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, bersama jajaran Dinas PUBMCK Jateng, Selasa (30/9/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendorong percepatan perbaikan infrastruktur jalan provinsi hingga akhir 2025. Prioritas pembangunan tahun ini adalah infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi.

“Jadi tahun 2025 prioritasnya adalah infrastruktur, artinya infrastruktur jalan provinsi kita mantapkan,” kata Luthfi saat meninjau preservasi ruas Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, Selasa.

Pemantapan jalan tersebut menggunakan APBD 2025. Setelah kondisi jalan provinsi mantap, anggaran dialokasikan untuk memperkuat jalan di kabupaten/kota melalui dana transfer daerah ke 35 kabupaten/kota.

Luthfi menambahkan, pihaknya telah mengarahkan bupati/wali kota untuk memprioritaskan pembangunan jalan yang menghubungkan pusat-pusat ekonomi dan mendukung swasembada pangan. Namun, belum semua jalan kabupaten/kota mantap 100 persen karena kemampuan APBD masing-masing daerah berbeda.

Ruas Jalan Brigjen Sudiarto yang tengah dilakukan preservasi disebut Luthfi sebagai jalan strategis, menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (PUBMCK) Jateng, Hanung Triyono menjelaskan, preservasi Jalan Brigjen Sudiarto sepanjang 3 km terbagi atas pekerjaan pembetonan 2 km dan pengaspalan 1 km.

“Kondisi jalan sebelum preservasi cukup mengkhawatirkan karena beberapa titik tergenang air. Genangan ini berasal dari pemukiman dan drainase yang tidak bagus. Aspal pasti rusak jika terkena genangan lama,” ujar Hanung.

Hanung menambahkan, ruas Jalan Brigjen Sudiarto merupakan bagian dari rehabilitasi Jalan Semarang-Godong sepanjang 5,9 km. Pekerjaan tahap berikutnya akan menyasar sisa ruas Semarang-Godong.

“Kategori jalan mantap adalah kondisi sedang hingga baik. Tahun ini, jalan provinsi ditargetkan berstatus mantap 94 persen. Kami berharap target ini selesai tepat waktu,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru