Sabtu, 11 April 2026

Penerbangan Perdana Internasional Malaysia–Semarang Terisi Penuh, Bukti Keberhasilan Ahmad Luthfi

Sabtu, 06 September 2025 12:30 WIB
Penerbangan Perdana Internasional Malaysia–Semarang Terisi Penuh, Bukti Keberhasilan Ahmad Luthfi
Petugas memastikan kesiapan fasilitas di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menjelang penerbangan perdana internasional rute Kuala Lumpur-Semarang, Kamis (4/9/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) – Upaya Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam menghadirkan penerbangan internasional di Bandara Jenderal Ahmad Yani, akhirnya membuahkan hasil. Penerbangan perdana maskapai AirAsia rute Kuala Lumpur–Semarang dan sebaliknya, yang dijadwalkan Jumat (5/9/2025), terisi penuh penumpang.

Pesawat dijadwalkan tiba dari Kuala Lumpur ke Semarang pada pukul 10.35 WIB dengan kapasitas 180 kursi yang seluruhnya terisi. Sementara untuk penerbangan sebaliknya, dari Semarang ke Kuala Lumpur pada pukul 11.15 WIB, jumlah penumpang sudah mencapai 171 orang hingga Kamis (4/9/2025) sore.

“Untuk penerbangan perdana, jumlah penumpang sangat bagus. Animo masyarakat tinggi. Bahkan untuk lima hari ke depan, okupansi sudah di atas 90 persen,” ujar Corporate Communication Manager Indonesia AirAsia, Ageng Wibowo, Kamis (4/9/2025).

Adapun tarif penerbangan Semarang–Kuala Lumpur ditetapkan Rp799.000 per penumpang, sementara rute sebaliknya, Kuala Lumpur–Semarang, dikenakan tarif RM 199 atau sekitar Rp773.000 dengan kurs Rp3.884 per ringgit Malaysia.

Sementara itu, General Manager Angkasa Pura Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada, memastikan pihaknya telah menyiapkan seluruh fasilitas pendukung. Mulai dari perawatan eskalator, lift, AC, toilet, hingga fasilitas ibadah. Tenant UMKM dan lounge internasional juga dipastikan siap menyambut penumpang.

“Persiapan kami lakukan dengan detail. Mulai dari dua kali simulasi operasional hingga inaugural flight. Kami juga bekerja sama dengan Imigrasi, karantina, dan Bea Cukai agar pelayanan penumpang lebih optimal,” kata Fajar.

Ke depan, selain penerbangan reguler di pagi dan siang hari, rute internasional Semarang–Kuala Lumpur juga akan ditambah jadwal sore. Maskapai Malindo rencananya digandeng untuk memperkuat rute ini pada Oktober atau November 2025. Selain itu, penerbangan langsung ke China dan Jeddah juga tengah dibidik.

Pembukaan penerbangan internasional perdana ini tidak terlepas dari peran Gubernur Ahmad Luthfi. Sejak awal menjabat, Luthfi telah menargetkan Bandara Ahmad Yani berstatus internasional. Ia aktif berkoordinasi dengan kementerian terkait hingga AirNav Cabang Semarang untuk merealisasikan hal tersebut.

Menurutnya, status internasional bandara bukan hanya soal kebanggaan, tetapi juga menjadi pintu masuk wisatawan mancanegara yang diharapkan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

“Status internasional adalah keharusan. Bandara Ahmad Yani harus menjadi pintu gerbang wisatawan, dan dari situ ekonomi Jawa Tengah bisa tumbuh lebih baik,” tegas Luthfi.

Dengan terwujudnya penerbangan perdana AirAsia rute Semarang–Kuala Lumpur, salah satu janji politik Ahmad Luthfi resmi terealisasi. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
KPK dan Polda Metro Jaya Tangkap Empat Orang yang Mengaku Pegawai KPK di Jakarta Barat
komentar
beritaTerbaru