Jakarta (buseronline.com) - Situasi nasional pasca peristiwa anarkistis pada 25 hingga 31 Agustus 2025 mulai berangsur pulih. Meski demikian, aksi anarkis tersebut meninggalkan kerusakan besar dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp80 M.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan kerugian itu meliputi fasilitas umum, fasilitas sosial, serta sarana dan prasarana kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Kerugiannya ada sekitar Rp80 M terhadap beberapa fasilitas umum dan fasilitas sosial,” ujar Ade Ary dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa.
Dari catatan kepolisian, sebanyak 37 sarana dan prasarana rusak, termasuk gedung polres, polsek, pos polisi, unit lalu lintas, hingga kendaraan dinas.
Tidak hanya itu, sejumlah rumah warga juga menjadi sasaran amuk orang tak dikenal (OTK) saat aksi terjadi.
“Aksi anarkis yang terjadi di beberapa titik Jakarta menimbulkan kerugian besar, baik dari fasilitas publik maupun fasilitas kepolisian,” tambahnya.
Meski situasi di lapangan kini relatif terkendali, aparat masih terus melakukan langkah pengamanan dan pendataan guna memastikan kondisi benar-benar kembali normal. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar