Rabu, 27 Mei 2026

Pemprov Jateng Pasang 1.000 Sambungan Listrik Gratis untuk Warga Miskin di Tahun 2025

Kamis, 28 Agustus 2025 10:14 WIB
Pemprov Jateng Pasang 1.000 Sambungan Listrik Gratis untuk Warga Miskin di Tahun 2025
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan General Manager PT PLN UID Jateng-DI Yogyakarta Bramantyo Agung Pambudi di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Selasa (26/8/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menargetkan pemasangan 1.000 sambungan listrik gratis berkapasitas 450 VA bagi masyarakat miskin pada tahun 2025.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jateng, Agus Sugiharto, menyampaikan bahwa program ini dibiayai sepenuhnya dari APBD Provinsi Jateng.

“Pemasangannya dari dana APBD Provinsi Jateng, bekerja sama dengan PT PLN,” kata Agus, saat mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima kunjungan General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Jateng-DI Yogyakarta, Bramantyo Agung Pambudi, di Kantor Gubernur, Selasa.

Agus menjelaskan, program sambungan listrik gratis ini telah berjalan sejak 2014. Hingga saat ini, sebanyak 87.431 sambungan listrik telah terealisasi di seluruh Jawa Tengah.

Selain APBD Provinsi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga berencana mengalokasikan 25.000 sambungan listrik tambahan untuk masyarakat miskin di Jateng pada tahun ini.

Agus menambahkan, pihaknya sedang mengusulkan kepada PLN agar sambungan listrik gratis menggunakan sistem prabayar atau token pulsa. Tujuannya, agar masyarakat miskin yang belum mampu membeli token listrik tidak berisiko dicabut sambungannya.

“Kalau pascabayar, risiko tiga bulan tidak bayar bisa dicabut. Sedangkan warga miskin kita belum tentu bisa membayar tepat waktu karena kondisi ekonomi,” jelas Agus.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, meminta agar intervensi program yang meringankan beban masyarakat tidak mampu terus dimaksimalkan, terutama bagi mereka yang terdata di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

“Saya kira ini sudah berjalan, ditingkatkan lagi ya,” pesannya.

Sementara itu, GM PT PLN UID Jateng-DI Yogyakarta, Bramantyo Agung Pambudi, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung program Pemprov Jateng, termasuk penyediaan sambungan listrik bagi warga miskin. PLN juga mendukung pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Jateng, untuk menunjang infrastruktur kendaraan listrik.

“Kami bekerja sama dengan Dinas ESDM Jateng untuk melengkapi kendaraan listrik, termasuk pemasangan fast charger 30 KW di lingkungan kantor ESDM Jateng dengan metode sharing listrik,” ujar Bramantyo.

Program ini menjadi salah satu upaya Pemprov Jateng dalam meringankan beban ekonomi masyarakat miskin sekaligus mendorong penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting
Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan
998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung
BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG
PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
komentar
beritaTerbaru