Bogor (buseronline.com) - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan keyakinannya bahwa Desa Malasari, yang terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, akan berkembang pesat menjadi destinasi wisata kelas dunia sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Rudy saat membuka kegiatan Bupati Bogor Cup Tour Malasari Halimun Salak 2025, Sabtu. Menurutnya, Malasari tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memiliki nilai sejarah penting sebagai lokasi pengibaran bendera Merah Putih pertama di Kabupaten Bogor.
“Desa Malasari menjadi penyemangat bagi kami. Inilah momentum kebangkitan bersama membangun bangsa dari Kabupaten Bogor,” kata Rudy.
Sejak enam bulan menjabat, Rudy mengungkapkan bahwa Pemkab Bogor telah merealisasikan pembangunan jalan sepanjang 18 kilometer yang sebelumnya belum pernah tersentuh pembangunan sejak Indonesia merdeka. Infrastruktur ini menjadi penopang utama akses masyarakat serta potensi wisata.
“Alhamdulillah, pembangunan jalan sudah berjalan. Kini anak-anak bisa berangkat sekolah dengan sepeda. Ke depan, percepatan pembangunan infrastruktur di bidang pendidikan, kesehatan, maupun transportasi akan terus kita lakukan,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Rudy menegaskan komitmennya meningkatkan akses pendidikan. Pemkab Bogor menyiapkan bus sekolah gratis untuk anak-anak Desa Malasari mulai bulan depan. “Kami ingin memastikan seluruh anak di Malasari mendapat kesempatan pendidikan yang layak,” imbuhnya.
Rudy juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan Malasari yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak. “Keindahan Malasari adalah aset dunia. Maka siapapun yang datang wajib ikut menjaga kelestariannya,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Pemkab Bogor tengah menjajaki kerja sama dengan pihak swasta untuk menata perkebunan teh peninggalan kolonial agar menjadi daya tarik wisata unggulan, sebagaimana kawasan Puncak yang berkembang sejak 1960-an.
“Jika dikelola dengan baik, Malasari bisa bersaing dengan destinasi wisata kelas dunia,” jelas Rudy.
Lebih lanjut, Rudy menyebutkan dua agenda besar sudah masuk kalender kejuaraan nasional, yakni Tour de Malasari dan Bogor Run, yang diharapkan mampu mempromosikan potensi wisata Kabupaten Bogor, khususnya Desa Malasari.
Optimisme Rudy mendapat sambutan positif dari warga. Abah Burhan, tokoh masyarakat Malasari, mengapresiasi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ade Ruhandi yang dinilai konsisten merealisasikan janji pembangunan.
“Sekarang mobilitas warga jauh lebih lancar. Jalan penghubung ke Kabupaten Sukabumi yang dulu sulit dilalui, kini sudah mulai terbuka,” ujar Burhan.
Ia menambahkan, kehadiran pimpinan daerah di pelosok desa membawa energi baru bagi masyarakat. “Semangat Bogor Istimewa Menuju Gemilang bukan sekadar slogan, tapi sudah diwujudkan melalui program nyata,” katanya.
Dengan visi tersebut, Rudy berharap Desa Malasari tidak hanya menjadi ikon wisata Kabupaten Bogor, tetapi juga simbol kebangkitan daerah dalam menyumbang kemajuan Indonesia. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar