Jakarta (buseronline.com) - Polri menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu agenda penting pembangunan Asta Cita di bawah kepemimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan, Polri berperan aktif menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi seluruh masyarakat.
Satgas Pangan bertugas melakukan pengawasan distribusi berbagai komoditas vital, seperti beras dan jagung, agar penyaluran ke masyarakat berjalan lancar. Pengawasan ini juga dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan, kecurangan, maupun spekulasi harga yang berpotensi memicu gejolak di pasar.
“Peran Satgas Pangan bukan hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan sesuai jalurnya. Hal ini penting agar stabilitas harga dan ketersediaan barang tetap terjaga,” ujar Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Senin.
Menurutnya, keberadaan Satgas Pangan memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak. Petani memperoleh kepastian bahwa hasil panennya dapat terserap pasar, pelaku usaha mendapat jaminan jalur distribusi yang tertata, sementara masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga stabil.
Kapolri menegaskan, visi Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo menjadi pedoman arah kebijakan pembangunan nasional, termasuk dalam bidang pangan. “Salah satu misinya adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional. Hal ini dapat dicapai dengan meningkatkan produktivitas pertanian dan memaksimalkan potensi dalam negeri,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Polri melalui Satgas Pangan akan terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional.
Dengan peran aktif Satgas Pangan, Polri menegaskan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian esensial dalam upaya mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan sejahtera. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar