Bandung (buseronline.com) - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama jajaran perangkat daerah dan camat melakukan kunjungan kerja praktik ke Kota Bandung, Kamis, untuk memperkuat sinergi dan menjajaki peluang kerja sama antarkota.
Rombongan Pemko Medan disambut langsung Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Balai Kota Bandung. Dalam pertemuan tersebut, Rico menyampaikan bahwa Medan memiliki potensi ekonomi dan budaya yang besar, serta keinginan kuat untuk belajar dari kota-kota maju seperti Bandung yang dikenal sebagai kota kreatif.
“Kami sedang menyiapkan Kawasan Strategis Pariwisata yang terintegrasi dengan berbagai sektor. Tapi kami juga sadar setiap kota punya tantangan sendiri. Karena itu, kami datang ke Bandung yang kreatif dan terbuka untuk kolaborasi,” ujar Rico.
Rico berharap sinergi antara Medan dan Bandung dapat ditingkatkan, bahkan membuka kemungkinan untuk menjalin hubungan sister city. Kolaborasi ini, menurutnya, dapat menyentuh berbagai bidang seperti pendidikan, kebudayaan, ekonomi, hingga industri kreatif.
“Medan adalah kota terbesar di Sumut dengan PDRB Rp329 T. Potensi UMKM kami besar karena keberagaman budaya. Makanan, kerajinan, hingga busana adat kami punya ciri khas masing-masing,” jelasnya.
Rico juga mengapresiasi kemajuan industri kreatif Bandung. Ia bahkan mengenakan sepatu lokal merek Fortuna Shoes sebagai bentuk dukungan dan inspirasi bagi pelaku UMKM Medan. “Kami ingin belajar bagaimana Bandung membangun ekosistem industri kreatif yang kuat,” ujarnya.
Selain itu, Rico menyoroti keberhasilan branding kawasan di Bandung seperti Braga, dan berharap Medan dapat mengembangkan kawasan dengan segmentasi kuat serta citra khas. “Kami ingin membahas peluang transfer pengetahuan, pertukaran pengalaman, pelajar, dan kolaborasi di berbagai bidang,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyambut baik rencana kerja sama dan mengaku juga ingin belajar dari keberagaman yang ada di Medan. Menurutnya, Bandung saat ini fokus mengembangkan sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) dan industri kreatif berbasis event.
“Kami terus menghidupkan Bandung dengan berbagai kegiatan. Bahkan halaman Balai Kota sibuk setiap pekan dengan event kreatif dan produktif,” kata Farhan.
Farhan juga menyoroti kekuatan industri fesyen Bandung, mulai dari sentra sepatu Cibaduyut hingga industri hijab yang dipelopori Safira. “Kami siap bersinergi demi kemajuan bersama,” tegasnya.
Baik Rico Waas maupun Muhammad Farhan sepakat bahwa kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat untuk saling menguatkan potensi lokal dan berkontribusi pada kemajuan bangsa. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
komentar